Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta mencatat 19 kejadian yang ditangani selama libur Idulfitri pada 18–24 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, tiga kejadian merupakan kebakaran dan 16 lainnya layanan non kebakaran berupa evakuasi maupun penyelamatan.
Kepala Damkarmat Kota Yogyakarta, Taokhid, menjelaskan tiga kejadian kebakaran terdiri dari dua kebakaran rumah tinggal dan satu kebakaran bangunan usaha. Dua kebakaran rumah terjadi di Kelurahan Pakuncen dan Wirogunan yang diduga dipicu korsleting listrik. Sementara satu kebakaran bangunan usaha terjadi di kawasan Alun-Alun Utara dengan penyebab yang masih dalam penyelidikan.
“Rincian untuk kebakaran ada tiga kejadian. Dua kejadian berupa rumah tinggal dengan penyebab korsleting listrik, dan satu kejadian bangunan usaha yang penyebabnya masih belum diketahui,” kata Taokhid saat dikonfirmasi pada Rabu (25/3/2026).
Selain kebakaran, Damkarmat juga menangani berbagai kejadian non kebakaran selama masa libur Lebaran. Layanan tersebut antara lain penanganan ular sebanyak enam kejadian, operasi tangkap tawon tiga kejadian, evakuasi biawak dua kejadian, evakuasi mobil terperosok satu kejadian, evakuasi kunci tertinggal di dalam mobil satu kejadian, evakuasi orang terjebak rolling door satu kejadian, serta evakuasi cincin tiga kejadian.
Taokhid menyatakan, selama libur Lebaran pihaknya tetap mengoptimalkan kesiapsiagaan personel dengan sistem piket siaga penuh.
“Untuk kesiapan siagaan Damkarmat, yang utama tetap ada piket siaga 24 jam, ditambah dengan kesiagaan personel tambahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada masa libur panjang personel yang biasanya memiliki jeda istirahat setelah piket tetap diminta bersiaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Artinya yang biasanya setelah piket ada jeda istirahat, itu tetap bersiaga apabila dibutuhkan sewaktu-waktu, begitu on call,” jelasnya.
Selain itu, Damkarmat juga melakukan dukungan pengamanan pada posko-posko Lebaran di Kota Yogyakarta melalui patroli mobiling. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan rasa aman bagi masyarakat selama libur.
“Kami juga backup untuk posko-posko pengamanan Lebaran yang ada di Kota Yogyakarta. Meskipun tidak standby di posko, tapi kami melakukan mobiling atau patroli. Harapannya bisa memberikan rasa aman yang lebih tinggi kepada masyarakat,” katanya.
Terkait armada, Damkarmat saat ini masih mengandalkan dua unit motor pemadam yang dapat menjangkau gang-gang sempit. Kendaraan tersebut difungsikan untuk patroli sekaligus antisipasi kebakaran kendaraan bermotor.
“Sementara memang belum ada penambahan unit baru, masih dengan dua motor. Itu fungsinya untuk patroli dan juga antisipasi adanya kebakaran kendaraan bermotor,” imbuh Taokhid.




