Beranda / Reportase / Diduga Kebocoran Selang Elpiji Alat Penghangat, Gudang Kandang Ayam di Wonoboyo Temanggung Ludes Terbakar

Diduga Kebocoran Selang Elpiji Alat Penghangat, Gudang Kandang Ayam di Wonoboyo Temanggung Ludes Terbakar

NextUI hero Image

TEMANGGUNG,REDAKSI17.COM – Sebuah bangunan gudang kandang ayam berukuran 6 x 20 meter di Dusun Kudon, Desa Semen, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung, ludes terbakar pada Selasa malam (1/9/2026). Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran selang tabung gas elpiji saat pengelola tengah menyiapkan alat penghangat ruangan untuk anak ayam (DOC) yang dijadwalkan tiba keesokan harinya.

Kapolres Temanggung melalui Kapolsek Tretep IPTU Gede Sutomo membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Benar telah terjadi peristiwa kebakaran gudang kandang ayam milik saudara Slamet Alfin (64), warga Desa Candiroto. Petugas gabungan dari Polsek Tretep, Koramil Wonoboyo, Pemerintah Kecamatan Wonoboyo, Pemdes Semen, bersama Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Temanggung langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar IPTU Gede Sutomo saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kronologi bermula ketika Irfan Yudi (30), anak dari pemilik gudang, bersama rekannya Maarif (30) mendatangi lokasi sekitar pukul 21.00 WIB. Kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan Pengecekan dan menyalakan alat pemanas ruangan yang menggunakan pemanas berdaya gas elpiji.

“Alat pemanas pertama berhasil dinyalakan secara normal. Namun, saat menyalakan alat pemanas kedua sekitar pukul 21.15 WIB, selang pemanas mendadak terlepas dari tabung gas. Kebocoran gas yang cepat menyebar langsung menyambar semburan api hingga dengan cepat membesar dan membakar bangunan gudang yang berkonstruksi kayu,” jelas Kapolsek.

Melihat kobaran api yang kian membesar, saksi segera berteriak meminta bantuan warga sekitar dan melapor kepada pihak berwajib serta Pemadam Kebakaran.

Tak berselang lama, tiga unit armada mobil pemadam kebakaran Pemkab Temanggung tiba di lokasi. Bersama aparat kepolisian, TNI, dan warga setempat, petugas Damkar bahu-membahu melokalisir serta memadamkan kobaran api. Pukul 22.30 WIB atau sekitar satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan secara total sehingga tidak merembet ke pemukiman warga sekitar.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah ini karena kandang dalam keadaan kosong belum diisi bibit ayam. Namun kerugian materiil akibat kerusakan bangunan kayu beratap genteng tersebut diperkirakan mencapai Rp 40 juta,” pungkas IPTU Gede Sutomo.

Pihak Kepolisian Sektor Tretep telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mencatat keterangan para saksi guna memastikan penyebab pasti musibah kebakaran tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keamanan instalasi gas elpiji saat mengoperasikan peralatan pemanas atau alat memasak.

(Humas Polres Temanggung).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *