Beranda / Daerah / Gunungkidul Gelar Turnamen Petanque Nasional “Krida Dhaksina” 2026, Usung Konsep Sport Tourism dan Pembinaan Usia Dini

Gunungkidul Gelar Turnamen Petanque Nasional “Krida Dhaksina” 2026, Usung Konsep Sport Tourism dan Pembinaan Usia Dini

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Kabupaten Gunungkidul resmi menjadi tuan rumah perhelatan akbar bertajuk “Krida Dhaksina Piala Bupati Gunungkidul Turnamen Petanque Nasional 2026”. Ajang bergengsi berskala nasional ini secara resmi dibuka pada hari Jumat, (3/7/2026), dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 5 Juli 2026 di Lapangan Petanque Gunungkidul, Kapanewon Wonosari.

Ketua Panitia Penyelenggara, Fajar Setyo, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan event nasional pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengintegrasikan olahraga dengan pariwisata melalui konsep spot turisme. Kejuaraan ini diikuti oleh 300 peserta yang datang dari berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

“Salah satu daya tarik utama dalam turnamen tahun ini adalah kehadiran atlet peraih medali emas dari ajang ASEAN Games Thailand 2026 yang turut berkompetisi.” ungkap Fajar.

Kehadiran atlet internasional tersebut diharapkan dapat menularkan semangat dan meningkatkan mental bertanding para atlet lokal, khususnya dari Kabupaten Gunungkidul.

“Turnamen ini mempertandingkan tiga nomor utama, yaitu Double Usia 13 (U-13), Double Open, Triple Open.” papar Ketua Penyelenggara.

Penyelenggaraan kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, KONI Kabupaten Gunungkidul, KONI DIY, serta Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) DIY. Secara khusus, panitia menyampaikan apresiasi atas dukungan Dana Keistimewaan melalui Dinas Kebudayaan yang menjadi motor penggerak terselenggaranya acara ini.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada FOPI Gunungkidul atas keberanian menyelenggarakan event berskala nasional. Mengutip pesan Bung Karno tahun 1965, Bupati menekankan bahwa keberhasilan lahir dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi media mempererat persaudaraan antar daerah dan menegaskan kesiapan Gunung Kidul sebagai tuan rumah event olahraga nasional,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk mulai memperkenalkan dan latihan petanque sejak usia dini, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP. Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang untuk mencetak atlet berbakat sejak dini.

Selain itu, Bupati juga menegaskan target besar bagi Kabupaten Gunungkidul untuk mempertahankan gelar Juara Umum pada ajang PORDA mendatang di Kulon Progo.

Acara pembukaan diakhiri dengan pernyataan resmi dari Bupati Gunungkidul yang menandai dimulainya kompetisi. Selain bertanding, para atlet dan official dari luar daerah juga diajak untuk menikmati keindahan alam dan destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul di sela-sela jadwal turnamen.

Turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara baru di bidang olahraga petanque, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah Gunungkidul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *