Gagasan “kursi berdiri” di pesawat memang pernah menjadi perbincangan besar di dunia penerbangan. Ide ini dipopulerkan oleh CEO Michael O’Leary dari maskapai berbiaya rendah Ryanair sekitar tahun 2010. Ia mengusulkan konsep ekstrem: membuat tiket super murah (bahkan sekitar £5) dengan cara mengurangi kenyamanan penumpang secara drastis.
Konsepnya bukan benar-benar berdiri tanpa penopang, melainkan menggunakan kursi khusus seperti “pelana” sepeda. Desain ini dikembangkan oleh perusahaan Italia Aviointeriors dengan nama Skyrider. Penumpang akan berada dalam posisi setengah berdiri (sekitar sudut 45 derajat), dengan berat tubuh sebagian ditopang kaki dan sebagian oleh dudukan kecil. Mereka tetap memakai sabuk pengaman khusus mirip harness seperti di roller coaster.
Tujuan utamanya sederhana: menambah kapasitas penumpang dan menurunkan harga tiket. Dengan mengganti beberapa baris kursi biasa menjadi model ini, satu pesawat bisa mengangkut lebih banyak orang—misalnya dari sekitar 189 menjadi lebih dari 220 penumpang. Karena biaya operasional per penumpang turun, harga tiket pun bisa ditekan sangat murah, khususnya untuk penerbangan jarak pendek.
Namun, meskipun terdengar inovatif, ide ini tidak pernah benar-benar diterapkan. Alasan utamanya adalah masalah keselamatan dan regulasi. Otoritas penerbangan seperti European Union Aviation Safety Agency memiliki standar ketat terkait evakuasi darurat, kenyamanan minimum, dan keamanan penumpang. Banyak ahli meragukan apakah penumpang dalam posisi seperti itu bisa dievakuasi dengan cepat dan aman dalam situasi darurat.
Selain itu, respons publik juga cenderung negatif. Banyak orang merasa konsep ini terlalu ekstrem dan mengorbankan kenyamanan manusia demi harga murah. Hingga kini, “kursi berdiri” tetap menjadi ide kontroversial yang sering dibahas, tetapi belum pernah digunakan secara nyata dalam penerbangan komersial.
Sumber:
Informasi ini dilaporkan oleh media kredibel seperti BBC News (liputan usulan Michael O’Leary tentang standing seats, 2010), The Guardian (pembahasan konsep Skyrider oleh Aviointeriors), serta CNN Travel yang mengulas perkembangan dan penolakan konsep kursi berdiri dalam industri penerbangan.





