Beranda / Ekonomi dan Bisnis / IPO RANS Rp 429,25 M Dikawal Sederet Konglomerat-Artis

IPO RANS Rp 429,25 M Dikawal Sederet Konglomerat-Artis

Raffi Ahmad dan Haji Isam/Foto: Andi Hidayat/detikcom

Jakarta,REDAKSI17.COM – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) menjadi perusahaan ketujuh yang melakukan penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2026. Aksi korporasi perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini ikut dikawal oleh sejumlah konglomerat dan para artis.
Berdasarkan pantauan detikcom, pencatatan saham perdana ini dihadiri langsung oleh konglomerat Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, Garibaldi (Boy) Thohir, Axton Salim, Anindya Novyan Bakrie, hingga Sutanto Hartono. Kemudian di deretan artis, aksi korporasi ini dihadiri oleh Nazril Irham atau Ariel Noah, Gading Marten, hingga Iwet Ramadhan.

Berdasarkan papan perdagangan BEI, RANS diketahui tercatat naik hingga menyentuh Auto Reject Atas (ARA) sebesar 34,12% ke harga Rp 228 per saham. Adapun harga awal yang ditawarkan RANS sebesar Rp 120 per saham.

Dalam IPO ini, RANS melepas sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp 170 per saham. Melalui aksi ini, perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp 429,25 miliar.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, mengaku terharu dengan capaian perseroan. Ia mengatakan, IPO ini menjadi bukti kreativitas sejajar dengan sektor ekonomi strategis lainnya.

“Maaf ya, saya agak sedikit terharu. Hari ini adalah hari ketika Indonesia menunjukkan bahwa kreativitas dapat berdiri sejajar dengan sektor-sektor ekonomi strategis lainnya,” ungkap Nagita menahan haru dalam sambutannya di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Nagita mengatakan, IPO RANS menjadi bukti karya memiliki nilai yang diakui secara profesional di panggung ekonomi profesional. Menurutnya, industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran, melainkan sejajar dengan industri utama.

“Ide karya ketulusan para kreator Indonesia ini memiliki nilai yang diakui secara profesional di panggung ekonomi nasional. Industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran, kita sekarang berdiri sejajar di barisan terdepan bersama industri strategis lainnya untuk ikut menggerakkan bangsa ini,” pungkasnya
Rencananya, dana IPO akan digunakan untuk memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang, yaitu sekitar 37,61% atau sebesar Rp 161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser. Kemudian sebesar 19,80% atau sebesar Rp 85 miliar untuk akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia.

Selain itu, sebesar 18,64% atau Rp 80 miliar dialokasikan untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland. Selanjutnya 8,15% atau sebesar Rp 35 miliar dialokasikan untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi.

Kemudian 6,98% atau sebesar Rp 29,95 miliar dialokasikan untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi RANS. Sisanya sekitar 8,82% atau sebesar Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *