Home / Ekonomi dan Bisnis / Jalan Panjang Matahari hingga Akhirnya Ganti Nama

Jalan Panjang Matahari hingga Akhirnya Ganti Nama

Jakarta,REDAKSI17.COM – PT Matahari Departemen Store Tbk (LPPF) rampung menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (15/4) kemarin. Acara ini memuat beberapa keputusan penting, salah satunya pergantian nama perseroan menjadi PT MDS Retailing Tbk.
Mengacu pada hasil RUPSLB, persetujuan perubahan nama ini seiring dengan revisi Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan yang mengatur nama perusahaan. Usulan tersebut disepakati oleh 1.588.241.118 saham atau setara dengan sekitar 93,181% dari total suara yang hadir dalam rapat.

“Menyetujui perubahan nama Perseroan dari PT Matahari Department Store Tbk menjadi PT MDS Retailing Tbk,” tulis ringkasan risalah RUPSLB LPPF dari Keterbukaan Informasi, Jumat (17/4/2026).

Selain itu, pemegang saham LPPF juga menyetujui pengalihan saham hasil pembelian kembali (saham treasuri) melalui penarikan kembali sejumlah 31.000.000 saham. Seluruh saham ini merupakan hasil buyback yang dilakukan hingga 09 April 2026 dengan skema penurunan modal ditempatkan dan disetor.

Dalam kesempatan yang sama, LPPF juga melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Berdasarkan hasil tersebut, pemegang saham perseroan juga menyetujui pembagian dividen tunai final dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 250 per saham.

“Dividen final akan dibagikan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 27 April 2026 sampai dengan pukul 16.00 WIB,” pungkasnya.

Dikutip dari laman resmi Matahari, LPPF mengoperasikan bisnis usaha Matahari pada 24 Oktober 1958 melalui gerai pertama di Jakarta. Kemudian perseroan mendirikan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPP) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya melalui Penawaran Umum Perdana (IPO) pada 1992.

Pada 2009, PT Pacific Utama Tbk sebagai afiliasi MPP mengakuisisi divisi Matahari Department Store. Selanjutnya, Matahari beroperasi secara independen di bawah naungan LPPF.

Pada 2010, Matahari diakuisisi oleh anak perusahaan Asia Color Company Limited (ACC), yakni PT Meadow Indonesia. Struktur kepemilikan perseroan juga mengalami beberapa kali perubahan hingga pada 2020 Auric Capital. Kemudian pada 2021, Grup Auric ditetapkan sebagai pengendali perseroan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *