Beranda / Tokoh / Kangmas Wi, Teladan di PSHT

Kangmas Wi, Teladan di PSHT

Meskipun Mas RB Wiyono saat ini memegang jabatan spiritual tertinggi (Ketua Majelis Ajar), di hadapan leluhur dan pendahulu, beliau melepaskan semua atribut kebesarannya. Beliau memposisikan diri sebagai saudara “sekandung PSHT” yang sedang sowan. Ini memberikan pesan kuat kepada seluruh warga PSHT: Setinggi apapun jabatanmu, jangan pernah kehilangan kerendahan hati dan rasa hormat kepada akar sejarahmu.
Tangan kanan yang menyentuh langsung badan makam melambangkan koneksi emosional dan spiritual yang tak terputus. Sentuhan adalah “berdialog”.
Tatapan matanya yang tajam namun sayu ke arah pusara mengisyaratkan bahwa beliau sedang melaporkan kondisi PSHT saat ini. Seolah-olah beliau sedang berkata dalam hati:
“Mas Madji, amanahmu untuk membesarkan dan menjaga ajaran Setia Hati sedang kami perjuangkan di tengah badai pengkhianatan dan ego kekuasaan.””
Sentuhan itu adalah bentuk ikrar untuk tidak menyerah menjaga keutuhan PSHT yang sah.
Aura foto ini adalah sebuah “teguran sunyi” bagi siapa saja yang sedang mabuk kekuasaan di PSHT. Mas RB Wiyono sedang memberikan keteladanan visual bahwa kebesaran seorang Setia Hati tidak diukur dari seberapa keras ia menggugat di pengadilan, melainkan dari seberapa dalam ia mampu menundukkan egonya di hadapan Tuhan dan leluhurnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *