Jetis,REDAKSI17.COM-Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Yogyakarta menggelar Rapat Kerja Tahunan (Raker) Tahun 2026 yang berlangsung di Khas Tugu Hotel Yogyakarta, Kamis (29/1/2026). Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan arah dan program strategis KORPRI Kota Yogyakarta selama satu tahun ke depan.

Plt Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, mengatakan rapat kerja tahunan ini membahas berbagai program yang akan dijalankan KORPRI Kota Yogyakarta pada tahun 2026.

Program-program tersebut disusun dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memperkuat peran KORPRI sebagai wadah profesional Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Raker ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi program yang sudah berjalan, sekaligus menyusun langkah strategis ke depan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh program KORPRI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini berbagai program yang dijalankan KORPRI Kota Yogyakarta telah mampu memberikan kontribusi positif, khususnya bagi para anggotanya. Baik dalam aspek kesejahteraan, pengembangan kapasitas, hingga pemberdayaan ekonomi. Oleh karena itu, pada tahun 2026 KORPRI berkomitmen untuk memperluas jangkauan manfaat program agar dapat menyentuh hingga tingkat paling bawah.

“Kami berharap program-program yang akan dijalankan pada tahun 2026 tidak hanya berhenti di level pengurus atau instansi tertentu, tetapi benar-benar menjangkau seluruh anggota KORPRI, termasuk yang berada di unit-unit kerja paling bawah,” tegasnya.

Salah satu program unggulan yang akan terus dilaksanakan adalah Bazaar KORPRI. Kegiatan rutin bulanan ini bertujuan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi anggota KORPRI sekaligus membantu menstabilkan harga pasar. Pada tahun 2026, pelaksanaan bazaar akan diperkuat dengan penambahan kegiatan menjelang hari raya.

Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Yogyakarta menggelar Rapat Kerja Tahunan (Raker) Tahun 2026 yang berlangsung di Khas Tugu Hotel Yogyakarta, Kamis (29/1/2026).

“Ke depan, Bazaar KORPRI tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok, tetapi juga akan ditambah dengan produk-produk khas hari raya seperti kue kering yang diproduksi oleh anggota sendiri dengan sistem pre-order (PO). Ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap usaha anggota,” jelas Dedi.

Selain itu, KORPRI Kota Yogyakarta juga akan melanjutkan program pendataan dan kurasi usaha anggota. Program ini bertujuan untuk memetakan potensi usaha yang dimiliki oleh ASN anggota KORPRI agar dapat diintegrasikan atau dihubungkan dengan berbagai program KORPRI maupun program pemerintah lainnya.

Output dari program ini adalah terbentuknya database usaha dan produk unggulan anggota yang siap dipamerkan dan dipasarkan. Database tersebut diharapkan dapat menjadi referensi utama dalam pengembangan ekonomi anggota sekaligus membuka peluang kolaborasi antaranggota.

“Melalui pendataan dan kurasi ini, kami ingin memastikan bahwa usaha-usaha anggota memiliki kualitas dan daya saing. Ke depan, database ini akan menjadi aset penting bagi KORPRI,” tambahnya.

Program lainnya yang menjadi sorotan dalam Raker adalah Pameran Usaha Anggota KORPRI. Pameran ini direncanakan akan digelar sebanyak dua kali pada tahun 2026, yakni pada tanggal 12 Juli 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi, serta pada tanggal 29 November 2026 dalam rangka HUT KORPRI.

Pameran tersebut akan dilaksanakan di Plaza Balai Kota Yogyakarta dan menghadirkan berbagai potensi usaha yang dikelola oleh ASN anggota KORPRI. Usaha-usaha yang ditampilkan akan disesuaikan dengan tema tertentu dan telah melalui proses kurasi.

“Pameran ini menjadi etalase potensi anggota. Kami ingin menunjukkan bahwa ASN tidak hanya berperan sebagai pelayan publik, tetapi juga mampu berwirausaha secara produktif dan inovatif,” ungkap Dedi.

Tak kalah penting, KORPRI Kota Yogyakarta juga akan melakukan refocusing program KYOS sebagai inkubasi bisnis melalui KYOS Batch 2. Program ini diarahkan untuk memperkuat jaringan KYOS sebagai wadah bagi ASN Kota Yogyakarta yang memiliki minat dan potensi dalam mengembangkan usaha.

Melalui KYOS, para anggota akan mendapatkan pendampingan, pelatihan, serta akses jaringan pemasaran sehingga diharapkan mampu menciptakan ekosistem wirausaha ASN yang berkelanjutan.

“KYOS akan kami perkuat sebagai ruang belajar dan berjejaring. Harapannya, semakin banyak ASN yang mandiri secara ekonomi dan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan berbagai program tersebut, KORPRI Kota Yogyakarta menargetkan dapat semakin berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, memperkuat solidaritas, serta mendorong ASN menjadi pribadi yang profesional, produktif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.