Home / Politik / Legislator PKS Mengutuk Serangan Israel–Amerika Serikat ke Iran dan Menyerukan Perdamaian

Legislator PKS Mengutuk Serangan Israel–Amerika Serikat ke Iran dan Menyerukan Perdamaian

    

JAKARTA,REDAKSI17.COM — Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surahman Hidayat, dengan tegas mengutuk keras serangan militer Israel yang didukung Amerika Serikat terhadap Iran karena tindakan tersebut jelas bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan semangat menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945.

“Kami mengutuk keras serangan militer Israel yang didukung Amerika Serikat terhadap Iran. Setiap bentuk agresi yang melanggar kedaulatan negara lain harus segera dihentikan,” tegas Surahman.

Surahman berpendapat bahwa serangan militer Israel yang didukung oleh Amerika Serikat terhadap Iran, yang kemudian dibalas Iran, merupakan eskalasi serius yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam konflik terbuka.

“Situasi ini tidak dapat dipandang sebagai insiden terpisah, melainkan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih besar. Oleh karena itu, seluruh negara memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan perdamaian serta memberikan perlindungan optimal terhadap warga sipil,” ujar Surahman.

Surahman menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya ratusan korban jiwa masyarakat sipil di Iran serta menegaskan komitmen Indonesia untuk berdiri bersama bangsa yang tertindas.

“Pemerintah Indonesia perlu mengambil langkah diplomasi secara optimal melalui PBB dan OKI agar tekanan internasional terhadap Israel dan Amerika Serikat semakin kuat sehingga segera menghentikan agresi militernya,” kata Surahman.

Surahman menegaskan bahwa perdamaian dunia hanya dapat terwujud apabila keadilan ditegakkan. Serangan terhadap warga sipil maupun pelanggaran kedaulatan negara lain tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Selain itu, Surahman juga menyoroti bahwa penyerangan Israel terhadap Iran serta ketegangan di kawasan Timur Tengah telah mengganggu penerbangan internasional, termasuk perjalanan ibadah umrah bagi jamaah Indonesia. Hal ini menambah dimensi baru dari dampak konflik, yakni masyarakat sipil yang hendak melaksanakan ibadah turut menjadi korban akibat terganggunya akses transportasi udara.

“Kami menyerukan seluruh pihak untuk menghentikan serangan yang menyasar masyarakat sipil agar dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tenang sekaligus memastikan keamanan penerbangan internasional di Timur Tengah sehingga jamaah umrah pun dapat melaksanakan ibadah dengan tenang,” pungkas Surahman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *