Liga Topskor sudah menyelesaikan seri di Greater Jakarta. (Foto: dok.Istimewa)
Jakarta,REDAKSI17.COM – Liga TopSkor (LTS) Greater Jakarta musim 2026 untuk empat kelompok usia telah tuntas. Ajang ini menjadi panggung bagi para calon bintang masa depan Indonesia.
Empat laga final (U-13, U-14, U-15, U-16) digelar di Lapangan GSport Jagorawi Soccer Arena, Kabupaten Bogor, Minggu (21/6/2026). Sebelumnya LTS Greater Jakarta sudah menuntaskan empat kategori usia lainnya pekan lalu (U-10 hingga U-17).
Dimulai sejak 11 Januari 2026, LTS Greater Jakarta diikuti oleh 297 tim. Meski titelnya LTS Greater Jakarta, tapi peserta juga berdatangan dari wilayah Bandung, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Sukabumi hingga Serang.
Kompetisi berlangsung selama enam bulan dengan format liga, setiap tim dibagi ke dalam dua strata, yakni LTS 1 (tier pertama) dan LTS 2 (tier kedua). Berdasarkan data terverifikasi, LTS Greater Jakarta 2026 diikuti oleh 7.412 pemain dan 1.233 ofisial.
Total jumlah pertandingan yang telah terlaksana di LTS Greater Jakarta musim 2026 (termasuk empat laga final 21 Juni) adalah 2.477 matches yang meliputi U-10 (189 games), U-11 (217 games), U-12 (412 games), U-13 (354 games), U-14 (379 games), U-15 (354 games), U-16 (321 games), dan U-17 (251 games).
Dengan jumlah peserta dan pemain yang terlibat, LTS Greater Jakarta 2026 merupakan regional LTS paling besar se-Indonesia. Selain Jakarta, LTS musim 2026 juga diputar secara paralel di 32 kota lainnya.
Para tim juara dari kota-kota tersebut akan tampil di Liga TopSkor Nasional pada 27 Juli – 2 Agustus 2026 (KU-14 dan KU-16) dan 5-9 Agustus 2026 (KU-10 dan KU-12) di Bogor.
“Jadi ini bukan event yang kecil. Ini adalah kompetisi yang sangat panjang dan saya senang pada akhirnya bisa sampai di titik ini. Artinya, perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen kami di Liga TopSkor yang telah berdiri sejak 2011,” kata Direktur LTS Yusuf Kurniawan.
“Banyak alumni LTS yang dulu memulai proses seperti adik-adik yang saat ini bermain di lapangan. Mereka tumbuh, berkembang, dan akhirnya mampu mencapai level profesional,” ujarnya menambahkan.
Selanjutnya, LTS akan lanjut ke seri nasional yang akan mempertemukan para pemenang dari setiap regional. Tim-tim ini akan memperebutkan gelar juara nasional di setiap level usia yang dipertandingkan.
“Kami akan mempertemukan para juara dan tim-tim hasil seleksi terbaik dari 33 kota tersebut untuk tampil di putaran nasional. Putaran nasional akan mempertandingkan kategori usia U-10, U-12, U-14, dan U-16. Kami sengaja menggelarnya pada kelompok usia genap karena tidak ingin berbenturan dengan kompetisi Suratin yang mempertandingkan kelompok usia U-13, U-15, dan U-17,” ucap Yusuf Kurniawan.
“Putaran nasional akan berlangsung di wilayah Bogor. Untuk kategori U-14 dan U-16 akan digelar pada 27 Juli hingga 2 Agustus. Sementara kategori U-10 dan U-12 akan berlangsung pada 5 hingga 9 Agustus. Kategori U-10 dan U-12 sengaja dimainkan belakangan karena pada pertengahan Juli ada turnamen Piala Presiden untuk kelompok usia tersebut. Kami tidak ingin berbenturan dan justru ingin menjadi bagian dari sistem kompetisi yang telah dibangun oleh federasi,” ujarnya menjelaskan.
Setiap tahunnya, LTS konsisten melahirkan pemain-pemain potensial yang kemudian mendapat panggilan Timnas Indonesia kelompok usia. Bahkan bisa dibilang LTS adalah kompetisi kelompok usia garda terdepan yang menjadi andalan pemandu bakat untuk mencari pemain-pemain muda jempolan.
Hadir dalam kesempatan ini Muhammad Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, Al Gazani Dwi Sugandi. Para pemain Timnas Indonesia kelompok usia ini sebelumnya juga ditempa di kompetisi LTS.
“Menurut saya ini sangat bagus sebagai wadah bagi para pemain muda untuk berkembang. Kita tahu kualitas Liga TopSkor sangat baik dalam pembinaan pemain usia muda. Jadi bagi saya, ini sangat baik untuk jenjang karier mereka ke depan,” kata Buffon.
“Saya senang melihat kegiatan seperti ini karena pemain muda membutuhkan banyak pengalaman bertanding. Apalagi di Liga TopSkor mereka bermain hampir setiap minggu. Itu sangat baik untuk proses perkembangan mereka,” ucap Al Gazani.
“Tentunya ini sangat bagus untuk pemain-pemain muda. Saya sendiri bisa bermain di tim nasional salah satunya karena pernah berproses dan bermain di Liga TopSkor. Jadi kompetisi ini sangat membantu perkembangan pemain muda Indonesia,” ujar Dafa.
Final LTS Greater Jakarta 2026:
-U-13
Perebutan 3-4: ASSA BAFO 0-0 (4-3) Young Warrior
Final: Binna Banua 0-1 ASIOP
-U-14
Perebutan 3-4: ASIOP 5-0 Diklat ISA
Final 1-2: Binna Banua 1-1 (2-4) Jakarta Academy Soccer
-U-15
Perebutan 3-4: ASIOP 1-1 (3-5) Tajimalela Biru
Final: ASIANA 3-0 Binna Banua
– U-16
Perebutan 3-4: Serang City 0-2 Bimba
Final: Farmel 3-1 Binna Banua





