Gondokusuman,REDAKSI17.COM-Pemerintah Kota Yogyakarta terus mendorong penguatan peran wilayah sebagai fondasi utama dalam pembangunan kota. Hal tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yunianto Dwi Sutono yang mewakili Wali Kota Yogyakarta saat menghadiri acara Syawalan 1447 H Keluarga Besar RW 05 Terban di Aula Pasar Terban, Jumat (10/4/2026).

Yunianto menegaskan bahwa pembangunan Kota Yogyakarta tidak dapat hanya bertumpu pada kebijakan dari pemerintah pusat maupun tingkat kota semata.

Menurutnya, kemajuan yang berkelanjutan harus tumbuh dari partisipasi aktif masyarakat di tingkat wilayah, mulai dari RT, RW, hingga komunitas.

“Peran wilayah menjadi sangat penting karena disitulah denyut kehidupan masyarakat berlangsung. Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang melibatkan warga secara langsung, memahami kebutuhan mereka, dan memberi ruang bagi inovasi dari bawah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh warga RW 05 Terban untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun lingkungan. Menurutnya, kekompakan masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan wilayah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Selain itu, Yunianto menekankan pentingnya menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Ia berharap setiap wilayah mampu menggali potensi lokal, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Pada kesempatan tersebut, Yunianto juga memberikan apresiasi atas penyelenggaraan acara Syawalan yang digelar di Pasar Terban. Ia menilai pemilihan lokasi tersebut sangat tepat karena pasar tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang sosial dan budaya yang hidup dan dinamis.

“Pasar seperti Pasar Terban ini adalah pusat interaksi masyarakat. Di sini tidak hanya terjadi jual beli, tetapi juga komunikasi, kebersamaan, dan pertukaran nilai-nilai sosial,” ungkapnya.

Syawalan 1447 H Keluarga Besar RW 05 Terban di Aula Pasar Terban, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, pasca revitalisasi, Pasar Terban kini telah bertransformasi menjadi pasar rakyat berstandar nasional. Kondisinya yang lebih tertata, bersih, dan fungsional diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung.

Transformasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan pasar rakyat yang lebih layak, aman, dan berdaya guna. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan fisik harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang ada.

“Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga kebersihan dan ketertiban pasar. Ini adalah tanggung jawab bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Sari Asih menyampaikan bahwa kegiatan Syawalan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga RW 05 Terban.

Ia berharap momentum Syawalan dapat menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

“Kami ingin menguyubkan warga, mempererat hubungan antar tetangga, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan saling mendukung,” ujarnya.

Acara tersebut juga diisi dengan tausiah oleh Uztad Ahyan Haerani yang memberikan pesan-pesan keagamaan dan motivasi kepada para peserta untuk terus menjaga persatuan serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.