UMBULHARJO,REDAKSI17.COM-Pemerintah Kota Yogyakarta menyerahkan tali asih mencapai sekitar Rp 6,1 miliar kepada ratusan atlet dan pelatih peraih medali dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025. Pemberian tali asih itu sebagai bentuk apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Kota Yogya dalam Porda DIY 2025. Diharapkan pemberian bonus itu memberi semangat para atlet pelatih dan pengurus mempersiapkan diri untuk ajang Porda DIY 2027 dan meraih prestasi yang lebih baik.
Tali asih atlet itu diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, kepada perwakilan atlet peraih medali Porda DIY 2025. Hasto menegaskan, meskipun Pemkot Yogyakarta sedang melakukan efisiensi APBD, anggaran untuk pembinaan olahraga melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI tetap menjadi prioritas. Salah satunya pemberian tali asih kepada atlet berprestasi ajang Porda DIY 2025.

“Pemerintah Kota Yogya tetap ingin mengapresiasi terus prestasi-prestasi olahraga yang ada di Kota Yogyakarta kepada semua cabor. Meskipun anggaran APBD Kota itu diefisienkan, tapi yang tidak diefisienkan adalah anggaran KONI,” kata Hasto saat penyerahan tali asih atlet berprestasi Porda DIY, Kamis ( 12/3/2026).
Menurutnya prestasi tidak lahir secara instan. Tetapi pengalamannya mengikuti ajang olahraga bisa diskenariokan, dipersiapkan. Oleh karena itu yang sudah lakukan di Porda DIY 2025 itu menjadi suatu pembelajaran bahwa para atlet, pelatih dan pengurus sudah mengerjakan dengan semaksimal mungkin. Namun demikian hasilnya, ke depan diharapkan lebih tinggi lagi. Terutama untuk Porda DIY 2027.

“Kami mohon dengan hormat kesungguhan dan keseriusan para pelatih, para atlet, para pengurus dan cabor-cabor agar mempersiapkan diri. Karena pemerintah juga secara serius dan sungguh-sungguh ingin kita berprestasi,” tuturnya.
Hasto menyatakan pada ahun 2027 Kota Yogyakarta akan berlaga di Porda DIY di Kabupaten Kulon Progo. Kota Yogyakarta sudah bercita-cita tinggi untuk bisa mendapatkan prestasi sebaik mungkin di Kulon Progo. Oleh karena itu, mulai sekarang sudah dipetakan atlet-atlet yang akan maju Porda DIY.

“Saya betul-betul berharap kepada Ketua Umum KONI dan jajarannya untuk secara objektif memilih atlet-atlet yang berprestasi. Kemudian kita latih, kita persiapkan untuk menghadapi di tahun 2027. Dengan posisi peringkat tiga (tahun kemarin) saya yakin kita punya peluang memperoleh emas yang lebih banyak lagi,” tegas Hasto
Sementara Ketua Umum KONI Kota Yogyakarta, Dedi Budiono menyebut dalam Porda DIY2025, Kota Yogyakarta berhasil meraih medali 131 Emas,129 Perak dan 154 Perunggu.Beberlapa di antaranya adalah cabang Olahraga balap sepeda, bola basket, bola voli, e-sport, karate, golf, koorfball, panjat Tebing, sepatu Roda dan tenis meja.

“Pemberian tali asih merupakan salah satu komitmen dari Pemkot Yogyakarta untuk memberikan penghargaan kepada para atlet-atlet berprestasi yang berkontribusi nyata terhadap capaian olahraga di Kota Yogyakarta. Tali asih ini sudah mulai dicairkan sejak kemarin langsung ke rekening masing-masing atlet dan pelatih. Kami harap ini menjadi penyatu tekad untuk meraih hasil yang lebih baik di Kulon Progo nanti,” tambah Dedi.
Dedi merinci keberhasilan atlet individu terunggul, yakni Ahmad Yoga Ilham Firdaus dari sektor putra dengan koleksi 3 medali emas, serta Neila Nur Ratnama Anakya meraih 5 medali emas di cabang sepatu roda.

Sedangkan Neila Nur Ratnama Anakya bersyukur atas perhatian Pemkot Yogyakarta yang memberikan tali asih atau bonus bagi atlet berprestasi Porda DIY 2025. Dia menceritakan tantangan berat yang dihadapi saat berlaga di Gunungkidul, terutama kondisi sirkuit yang tidak ideal. Dia berencana meggunakan tali asih itu untuk ditabung dan mendukung Olah raga sepatu roda ke depan.
“Alhamdulillah senang, sesuai target pemberian bonusnya.Mungkin ditabung buat ke depannya,” pungkas Neila.


