
Geger Penemuan Mayat Perempuan di Sungai Ngrowo Lendah, Dievakuasi ke RSUD Wates
Kulon Progo,REDAKSI17.COM ~ Warga Kabupaten Kulon Progo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di aliran Kali Ngrowo, Padukuhan Nglatihan I, Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah mencari lokasi memancing. Aparat kepolisian dari Polsek Lendah bersama tim Inafis Polres Kulon Progo segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan identifikasi. Hingga kini, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan bahwa penemuan berawal dari kecurigaan warga yang mencium bau tidak sedap di sekitar aliran sungai.
“Benar pada hari Jumat tanggal 24 April 2026 sekitar pukul 16.30 WIB telah terjadi penemuan mayat berjenis kelamin perempuan di aliran Kali Ngrowo,” ujar Iptu Sarjoko pada Headline, Sabtu (25/5/2026).
Menurut keterangan yang dihimpun, warga awalnya sedang mencari lokasi untuk memancing. Namun, saat melintas di sekitar lokasi, ia mencium aroma menyengat. Setelah ditelusuri, warga tersebut melihat bagian tubuh manusia, yakni perut dan paha, dalam kondisi membengkak serta kulit yang mulai mengelupas.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Lendah. Mendapat laporan itu, petugas kepolisian langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Kulon Progo serta PMI Kabupaten Kulon Progo untuk melakukan evakuasi.
“Selanjutnya mayat dibawa ke tepian sungai dan dievakuasi ke Ruang Jenazah RSUD Wates untuk penanganan lebih lanjut,” kata Iptu Sarjoko.
Dari hasil identifikasi awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan ciri-ciri rambut hitam, menggunakan jam tangan berwarna emas di tangan kiri, serta kuku tangan bercat hitam. Korban kemudian diketahui berinisial DA (44), warga Galur, Kulon Progo.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.
Kasus ini menjadi perhatian aparat setempat, mengingat kondisi korban saat ditemukan sudah mengalami pembusukan, sehingga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis dan forensik guna memastikan penyebab kematian secara akurat.



