Beranda / Nasional Dan Internasional / Prabowo: Bangsa yang Elitenya Bisa Kerja Sama, itu Bangsa yang Bangkit

Prabowo: Bangsa yang Elitenya Bisa Kerja Sama, itu Bangsa yang Bangkit

Presiden Prabowo Subianto dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 serta Sarasehan Kebangsaan.

Jakarta,REDAKSI17.COM – Presiden RI, Prabowo Subianto, mengingatkan pentingnya persatuan, kesatuan, serta kerja sama di antara para elite bangsa sebagai kunci agar Indonesia mampu mencapai kemajuan dan kesejahteraan.

Di hadapan ribuan guru besar, ilmuwan, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, Prabowo mengatakan bahwa masing-masing boleh saja memiliki latar belakang yang berbeda, baik suku, agama, profesi, pengalaman, keahlian, maupun cara pandang.

Hal itu disampaikan Prabowo saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 serta Sarasehan Kebangsaan bersama 2.600 rektor, dekan, dan dosen perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) se-Indonesia, di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Namun di tengah berbagai perbedaan tersebut, dia mengingatkan pentingnya mencari titik-titik persamaan. Menurutnya, hal itu diperlukan agar seluruh elemen bangsa dapat bekerja sama mencapai tujuan bersama, yakni kemajuan bangsa dan optimalisasi potensi Indonesia.

“Bangsa-bangsa yang elitenya bisa kerja sama, itu bangsa yang bangkit. Bangsa yang elitenya selalu tidak bisa kerja sama, bangsa itu tidak bisa mencapai potensinya,” kata Prabowo, dikutip Sabtu (27/6/2026).

Pandangan tersebut berangkat dari pelajaran tentang sejarah dunia, yang menunjukkan bahwa bangsa yang para elitenya terus terjebak dalam perpecahan akan sulit mencapai kemajuan.

Da pun mencontohkan sejumlah konflik berkepanjangan di berbagai belahan dunia, seperti di Ukraina, Lebanon, dan kawasan Teluk Arab, yang salah satu faktor penyebabnya adalah kegagalan para elite di masing-masing wilayah untuk membangun kerja sama.

“Dari apa yang saya pelajari dari sejarah ribuan tahun, bangsa-bangsa yang elitenya bisa kerja sama, itu bangsa itu berhasil. Bangsa yang elitenya selalu tidak bisa kerja sama, bangsa itu tidak bisa mencapai potensinya. Ini sejarah mengajarkan sampai hari ini,” ucapnya.

Karena itu, Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama demi pembangunan bangsa di tengah berbagai perbedaan. Hal tersebut menjadi sangat penting bagi Indonesia sebagai negara demokrasi, yang menempatkan kedaulatan rakyat sebagai prinsip utama.

Dia juga pasti akan selalu ada pihak yang puas maupun tidak puas terhadap hasil yang dicapai dalam demokrasi. Karenanya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menciptakan kegaduhan yang justru menghambat pembangunan.

“Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tapi alternatifnya apa? Apa kita mau gaduh? Habis tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut. Kapan kita mau menuju kesejahteraan untuk rakyat kita? Bukankah itu kewajiban kita sebagai anak bangsa?” tegasnya.

Untuk itu Prabowo mengajak masyarakat, termasuk kalangan perguruan tinggi, untuk kembali merenungkan makna demokrasi dan mengesampingkan berbagai perbedaan demi mencapai kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *