Foto Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara Munas Ke-16 PB IPSI di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).(KOMPAS.com/Rahel)
JAKARTA,REDAKSI17.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Jakarta Convention Center, Sabtu (11/4/2026). Ketua Umum PB IPSI itu tiba sekitar pukul 13.31 WIB. Ia mengenakan beskap hitam dipadukan dengan kain songket emas dan peci hitam. Setibanya di lokasi, Prabowo disambut Ketua Harian IPSI Benny Sumarsono serta para pesilat, lalu langsung memasuki ruang acara.
Di dalam ruangan, Prabowo berkeliling menyapa sejumlah tokoh dan jajaran Kabinet Merah Putih.Di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Munas XVI PB IPSI kali ini salah satunya beragenda menetapkan ketua umum untuk periode 2026–2030. Sejumlah nama disebut telah mendaftar. Namun, mayoritas pengurus pusat dan daerah masih menginginkan Prabowo kembali memimpin organisasi tersebut. Prabowo sendiri telah memimpin PB IPSI selama lima periode sejak 2004 hingga 2025. Ia juga menjabat sebagai Presiden Federasi Pencak Silat Internasional (Persilat) sejak 2010. Tidak ingin jadi ketum lagi Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan, tidak akan melanjutkan jabatan sebagai Ketua Umum PB IPSI.
Prabowo mengaku, hal tersebut karena jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia menyita waktu, sehingga tidak memungkinkan untuk memimpin organisasi secara efektif. “Saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya,” kata Prabowo. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena dalam tiga tahun terakhir tidak aktif menjalankan peran di organisasi tersebut.
Meski demikian, Prabowo menegaskan akan tetap mendukung PB IPSI. “Tetapi saya mendukung selalu di belakang, apalagi sekarang presiden, saya kira IPSI akan lebih dahsyat lagi,” kata dia. 34 tahun bersama IPSI dan pamit Prabowo mengungkapkan, telah terlibat dalam IPSI selama 34 tahun. Ia pun menyatakan tidak bersedia dicalonkan kembali dalam Munas kali ini.
Menurut dia, sudah saatnya generasi penerus melanjutkan kepemimpinan organisasi. “Saya mohon diri saya pamit sebagai ketua umum,” ujar Prabowo. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum berhasil membawa pencak silat masuk ke Olimpiade.
“Saya kira saya yakin pengganti kita nanti akan berhasil membawa ke olimpiade,” tutur dia.
Canda dengan rekan lama Suasana Munas sempat mencair ketika Prabowo menyapa rekan lamanya, Mayor Jenderal TNI (Purn) Nachrowi Ramli, yang kini menjabat Ketua Umum Persatuan Pencak Silat Putra Betawi. Prabowo mengenang kedekatan mereka saat masih berdinas di militer. Ia menyebut, Nachrowi sebagai sosok yang sangat disiplin, berbeda dengan dirinya saat itu. “Tetapi saya presiden sekarang,” celetuk Prabowo, disambut tepuk tangan para peserta di ruangan.
Setelahnya, Prabowo kembali menegaskan bahwa Nachrowi merupakan sosok yang sangat disiplin. “Tetapi benar saya saksi. Beliau ini disiplin. Semuanya disiplin. Lima waktu tidak pernah absen dia,” ucap Prabowo.





