Home / Nasional dan Internasional / Senator Dorong Trump Dilengserkan Dari Presiden AS

Senator Dorong Trump Dilengserkan Dari Presiden AS

 

Washington,REDAKSI17.COM – Unggahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di media sosial Truth Social pada hari Paskah memicu wacana baru mengenai penerapan Amandemen ke-25, yang memungkinkan pemberhentian presiden jika dianggap tidak mampu menjalankan tugas.

Dalam unggahannya, Trump menulis kata-kata keras sambil mengancam Iran terkait Selat Hormuz:

“Hari Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat sialan itu, kalian bajingan gila, atau kalian akan hidup di Neraka – LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah. Presiden DONALD J. TRUMP.”

Senator Demokrat Chris Murphy dari Connecticut menilai unggahan Trump “benar-benar sudah tidak waras” dan mendorong kabinet presiden untuk mempertimbangkan Amandemen ke-25.

Ia menekankan risiko Trump terhadap warga sipil dan militer di Timur Tengah.

Amandemen ini dirancang pasca pembunuhan Presiden John F. Kennedy (1963) dan diratifikasi 1967 untuk menghadapi kondisi darurat medis atau ketidakmampuan presiden menjalankan tugas.

Pasal empat menyebutkan wakil presiden bersama mayoritas kabinet dapat mengambil alih jika presiden dianggap tidak mampu.

Konflik dengan Iran telah menelan banyak korban. HRANA melaporkan 3.531 orang tewas, termasuk 1.607 warga sipil.

Federasi Internasional Palang Merah mencatat setidaknya 1.900 orang tewas dan 20.000 luka-luka, sementara 13 personel militer AS juga dilaporkan meninggal.

Survei terbaru menunjukkan dukungan terhadap Trump menurun drastis.

Survei Napolitan News Service (25 Maret–2 April) mencatat 40% responden menyetujui kinerjanya, 58% tidak menyetujui.

Survei CNN pekan ini menempatkan persetujuan Trump hanya 35%, dengan ketidaksetujuan 64%, menandai titik terendah masa jabatannya.

Juru bicara Gedung Putih, Davis Ingle, menegaskan pentingnya pemilu 5 November 2024 dan menekankan pencapaian Trump dalam menciptakan lapangan kerja, meredam inflasi, dan meningkatkan keterjangkauan perumahan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *