Beranda / Olahraga / Throttle LAnd 2026 Satukan Komunitas Motor Lintas Genre di Jakarta

Throttle LAnd 2026 Satukan Komunitas Motor Lintas Genre di Jakarta

Foto: Bold Riders

Jakarta,REDAKSI17.COM – Lebih dari 100 komunitas motor dari tujuh genre roda dua berkumpul dalam penyelenggaraan perdana Throttle LAnd 2026 di The Terrace Jakarta, Gatot Subroto, Sabtu (29/8/2026). Berbagai tipe kendaraan mulai dari sport, classic, custom, adventure, supermoto, skutik, hingga motor listrik hadir di satu ruang yang sama.
Lewat format cross-genre moto festival, Throttle LAnd mempertemukan komunitas dengan karakter, gaya, dan kultur berbeda yang selama ini lebih banyak bergerak dalam ekosistemnya masing-masing.

“Throttle LAnd kami buat sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai genre dan komunitas motor tanpa menghilangkan karakter masing-masing. Yang menarik, ketika semuanya berada di satu tempat, perbedaan justru menjadi sesuatu yang bisa dinikmati bersama. Ada ruang untuk saling mengenal, berbagi passion, dan melihat kultur motor dari perspektif yang berbeda,” ujar Project Director Throttle LAnd 2026, Adam Hadziq dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

Rolling Wheels Jadi Awal Pertemuan Para Riders

Pertemuan lintas komunitas sudah dimulai sebelum acara berlangsung di lokasi. Lebih dari 200 motor mengikuti kegiatan
Komunitas tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi perwakilan komunitas ikut mengambil bagian sebagai captain dalam Rolling Wheels, mengisi The Meet-Up Island, hingga menjalankan community games yang mempertemukan para riders. Interaksi lintas genre kemudian berlanjut melalui Moto & Street Market, Live Painting Helmet, serta berbagai aktivitas yang menghubungkan kultur motor dengan fashion, seni, musik, dan gaya hidup.

Motor Jadi Ekspresi Gaya dan Identitas Riders

Eksplorasi kultur motor juga hadir melalui Motor Gue, Gaya Gue dan Throttles Orchestra. Lewat Motor Gue, Gaya Gue, para riders membawa karakter personal ke runway bersama motor masing-masing. Riding gear, street style, casual look, hingga gaya khas tiap rider menunjukkan hubungan antara motor dan identitas pemiliknya.

Sementara itu, Throttles Orchestra mempertemukan perwakilan berbagai komunitas dalam pertunjukan yang menggunakan suara throttle motor mengikuti alunan Jingle Throttle LAnd. Deru mesin dari berbagai jenis motor dimainkan bersama menjadi satu komposisi.

Sebagai salah satu pendukung acara, Bold Riders turut mengajak chapter-chapternya dari berbagai daerah untuk hadir. Sebanyak 52 chapter Bold Riders hadir dari berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Bekasi, Bogor, Yogyakarta, Malang, Padang, Pontianak, Samarinda, hingga Makassar.

“Responsnya luar biasa. Banyak yang datang dari luar Jakarta, bahkan menempuh perjalanan dengan motor dari kota asal mereka. Buat kami, ini menunjukkan kuatnya semangat brotherhood di antara para riders. Kami berharap Throttle LAnd tidak hanya menjadi ruang bertemunya kultur motor di Jakarta, tetapi juga dapat berkembang menjadi ruang yang mempertemukan komunitas dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Brand Communications Bold Riders, Matthew Raynaldi.

Dari jumlah tersebut, 27 chapter dengan total 165 riders dari luar Jakarta menempuh perjalanan menggunakan motor menuju ibu kota. Mereka datang antara lain dari Karawang, Serang, Sukabumi, Bandung, Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Madiun, hingga Jambi.

Semangat lintas genre turut diterjemahkan melalui pilihan hiburan. Panggung Throttle LAnd diramaikan oleh Teenage Death Star Full Squad with Vincent Rompies, Orkes Nunung CS, Ten Holes feat. Nuwie Fourtwnty, The Diegos, Adella Johana, Bottom Bunkk, hingga NTRL.

Dua unit motor diberikan sebagai Grand Prize. Polytron EV FOX200 dibawa pulang oleh Eko Frastianto dari Bold Riders Chapter Jambi, sedangkan Scorpio Custom Scrambler dimenangkan oleh Baba Gila Gimmic dari komunitas Classic.

Acara ditutup dengan Night Riding menyusuri jalan protokol ibu kota usai seluruh program di venue berakhir. Penyelenggaraan perdana Throttle LAnd 2026 ini didukung oleh Bold Riders, Polytron EV, IPONE, Dainese, Kawasaki, KYB, Aspira Premio, dan Mine Helm bersama seluruh komunitas, riders, musisi, kreator, serta tenant yang terlibat.

Apa yang membuat Throttle LAnd 2026 berbeda dari festival motor lainnya?

Throttle LAnd 2026 menggunakan format cross-genre moto festival yang mempertemukan lebih dari 100 komunitas motor dari tujuh genre, yaitu sport, classic, custom, adventure, supermoto, skutik, dan motor listrik.

Apa saja kegiatan yang bisa diikuti komunitas di Throttle LAnd 2026?

Komunitas dapat mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari Rolling Wheels, The Meet-Up Island, community games, Moto & Street Market, Live Painting Helmet, hingga kegiatan yang memadukan kultur motor dengan fashion, seni, musik, dan gaya hidup.

Apa itu Rolling Wheels di Throttle LAnd 2026?

Rolling Wheels merupakan kegiatan riding bersama yang menjadi awal pertemuan para komunitas. Lebih dari 200 motor mengikuti perjalanan dari Taman Mataram menuju The Terrace Jakarta, dengan perwakilan komunitas turut menjadi captain.

Apa yang menarik dari Throttles Orchestra?

Throttles Orchestra mempertemukan perwakilan berbagai komunitas dalam sebuah pertunjukan yang menggunakan suara throttle motor sebagai bagian dari komposisi musik. Deru mesin dari berbagai jenis motor dimainkan mengikuti alunan Jingle Throttle LAnd.

Berapa banyak chapter Bold Riders yang hadir di Throttle LAnd 2026?

Sebanyak 52 chapter Bold Riders dari berbagai daerah hadir dalam Throttle LAnd 2026. Dari jumlah tersebut, 27 chapter dengan total 165 riders datang dari luar Jakarta menggunakan motor, di antaranya dari Karawang, Serang, Sukabumi, Bandung, Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Madiun, hingga Jambi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *