Jateng,REDAKSI17.COM – Semangat kebangkitan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai dipanaskan dari wilayah Pantura Jawa Tengah. Tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC), yakni DPC PPP Kabupaten Brebes, DPC PPP Kabupaten Tegal, dan DPC PPP Kota Tegal, sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak pada Minggu, 3 Mei 2026. Bertempat di Hotel Anggraeni, Jatibarang, Kabupaten Brebes, acara ini menjadi momentum krusial bagi partai berlambang Ka’bah tersebut untuk menata ulang struktur organisasi dan memperkuat barisan di tingkat daerah. Acara besar ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus harian dari ketiga DPC serta delegasi Pengurus Anak Cabang (PAC) dari masing-masing wilayah. Kehadiran para kader ini menunjukkan soliditas struktural partai yang masih terjaga kuat.
Membuka acara secara resmi, Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah, Muhammad Naryoko, hadir langsung didampingi oleh jajaran pengurus harian DPW PPP Jateng lainnya untuk mengawal jalannya musyawarah agar sesuai dengan garis perjuangan partai. Dalam sambutannya mewakili seluruh DPC, Gus Muhammad Shidqi selaku shohibul wilayah sekaligus Ketua DPC PPP Kabupaten Brebes, menekankan pentingnya loyalitas dan identitas kader. Ia meminta seluruh pengurus untuk tidak sekadar berorganisasi, tetapi memiliki ikatan batin dengan partai.
“Mari kita rapatkan barisan dan perkuat persatuan. Tanamkan dalam sanubari kita masing-masing, biarkan lambang PPP melekat kuat di dada. Dengan kebanggaan itu, kita akan bergerak lebih maksimal untuk umat,” tegas Gus Shidqi dalam orasinya. Sekretaris DPW PPP Jateng, Muhammad Naryoko, dalam sambutan pengarahannya memberikan penekanan mendalam mengenai peta jalan partai. Ia menegaskan bahwa Muscab serentak ini adalah langkah awal dari marathon panjang menuju Pemilu 2029. Naryoko mengingatkan bahwa tantangan politik ke depan akan semakin dinamis, sehingga struktur partai harus diisi oleh figur-figur yang siap bekerja keras dan mau turun ke lapangan.
“Muscab ini bukan sekadar seremoni pergantian pengurus, melainkan mesin penggerak untuk kerja-kerja organisasi yang lebih nyata. Kita harus memastikan bahwa struktur yang terbentuk nanti adalah struktur yang inklusif dan responsif terhadap aspirasi rakyat,” jelas Naryoko. Ia juga menambahkan bahwa kesolidan antar-wilayah di Pantura (Brebes dan Tegal Raya) harus menjadi motor utama bagi Jawa Tengah.
“Kesolidan dan kebersamaan konsolidasi harus terus diperkuat tanpa henti. Jika kita kompak, tidak ada yang mustahil untuk membawa PPP berjaya kembali dan meraih posisi terhormat di hati masyarakat,” tambahnya disambut antusias para peserta.
Agenda utama Muscab ini adalah pemilihan Tim Formatur untuk masing-masing DPC. Tim terpilih nantinya memiliki tugas untuk menyusun komposisi kepengurusan baru yang akan memimpin PPP di Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal dalam periode ke depan.




