
Bantul,REDAKSI17.COM – Pemda DIY berkolaborasi dengan Polda DIY dan Keraton Yogyakarta kembali menyalurkan bantuan air bersih siap pakai pada Rabu (14/10). Bantuan kali ini menyasar warga Dusun Ngrancah, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Selama satu hari penuh, warga dapat mengakses mobil water treatment milik Polda DIY untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil DIY, KPH Yudanegara mengatakan, air adalah sumber kehidupan yang sangat penting bagi masyarakat. “Kami dari Pemda DIY bersama Polda DIY dan juga Keraton Yogyakarta, tidak bisa hanya melihat atau menunggu (kekeringan yang dialami masyarakat. Alhamdulillah di hari ini kita bisa berbagi untuk masyarakat,� ungkapnya.

Menurut Kanjeng Yuda, bantuan air ini mungkin tidak menyelesaikan masalah, tapi setidaknya bisa membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Ia berharap dengan adanya pembagian air siap pakai ini, bisa bermanfaat untuk masyarakat.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi berkah dan suatu hal yang baik untuk kita semua. Kami pun mengapresiasi teman-teman dari kepolisian dengan adanya mobil water treatment ini. Harapannya, bantuan air ini tidak hanya di Sriharjo saja, tapi juga bisa menjangkau kalurahan lain yang juga membutuhkan air,� imbuhnya.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta pun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dari Pemda DIY, Polda DIY, dan Keraton Yogyakarta atas bantuan air layak pakai ini. Untuk kebutuhan sehari-hari, mendapatkan air yang cukup saja belum tentu cukup. Perlu pula memastikan air yang digunakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
“Karena itu, kehadiran mobil water treatment ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sekaligus memberikan pengetahuan tentang bagaimana air diolah agar aman digunakan. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemberian bantuan saja, tapi edukasi yang diberikan juga penting agar masyarakat menyadari pentingnya menjaga kualitas air untuk menjaga kesehatan keluarga,� paparnya.
Kepada masyarakat penerima bantuan, Aris pun berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama, dengan membangun kepedulian terhadap lingkungan, serta menjaga sumber-sumber air yang ada. “BIasakan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga maupun masyarakat, agar kita semua selalu sehat,� imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Tim Instruktur/Operator Alutsista/Almatsus Polda DIY, Ipda Kasworo mengatakan, unit water treatment adalah yang unit yang dimiliki Brimob Polda DIY untuk mengolah air menjadi layak konsumsi dan pakai. Dengan seperangkat alat ini, air yang memiliki kondisi tidak baik, mulai dari warna, rasa, dan bau, bisa menjadi air yang bersih, tidak berwarna, berasa dan berbau.
“Dengan unit water treatment ini, bisa dihasilkan dua produk air. Pertama, 40% air yang dihasilkan bisa langsung dikonsumsi, artinya layak minum dengan pH 7,2. Kedua, 60% dari air yang dihasilkan menjadi air bersih yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau MCK (mandi, cuci, kakus),� jelasnya.

Diungkapkan Kasworo, air siap pakai yang dibagikan kepada warga Dusun Ngrancah ini adalah air yang bersumber dari Sungai Oyo, yang terletak tidak jauh dari lokasi mobil water treatment. Tidak hanya dapat membantu masyarakat di masa kekeringan seperti saat ini, mobil water treatment ini juga bisa menjadi bagian dari mitigasi bencana dalam kondisi darurat.
HUMAS DIY