Airlangga menyebut, pertemuan tersebut direncanakan berlangsung dalam pekan ini. Namun, dia belum merinci waktu pelaksanaan pertemuan yang sebelumnya dijadwalkan pada Jumat, (16/10/2026).
“Segera sih,� kata Airlangga saat ditemui di Jakarta, Senin (19/10/2026). Saat ditemui di kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional
Saat ditanya mengenai kemungkinan pembahasan sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam pertemuan tersebut, Airlangga menekankan pentingnya reformasi pasar modal yang telah dilakukan pemerintah.
“Salah satu yang paling penting kan sebetulnya evidence-based reform yang sudah dilakukan. Itu yang menjadi kunci,� ujarnya.
Menurut Airlangga, sentimen MSCI tidak berkaitan langsung dengan fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap solid.
“Dan antara MSCI dan dasar ekonomi kita yang solid itu dalam tanda petik tidak berhubungan,� katanya.
Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk merespons perkembangan pasar modal. Dia berharap langkah-langkah tersebut dapat membantu memperbaiki kondisi pasar.
“Terima kasih ya, kita udah melakukan berbagai upaya, semoga situasinya membaik,� ujar Friderica saat dimintai tanggapan mengenai IHSG yang berada di level 4.000-an dan rencana pertemuan untuk membahas MSCI.
Meski demikian, Friderica tidak merinci langkah yang dimaksud maupun perkembangan lebih lanjut mengenai agenda pembahasan MSCI bersama KSSK.








