Pemkot Yogya Beri Motivasi dan Semangat kepada Ratusan Siswa KSJPS SD-SMP

UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta tidak hanya memberikan dukungan jaminan pendidikan daerah, tapi juga menyiapkan sikap dan mental para pelajar dari keluarga yang tidak mampu. Hal itu dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta dengan mengadakan Achievement Motivation Training (AMT) kepada para siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang terdaftar dalam Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS). Pelatihan itu untuk meningkatkan semangat, motivasi dan kedisiplinan siswa untuk belajar meraih prestasi serta tangguh jika menghadapi kesulitan.

Menurut Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Yogyakarta Agus Arif Nugroho pendidikan bagi siswa yang terdaftar dalam KSJPS tidak hanya memerlukan dukungan pembiayaan, tetapi juga perlu diperkuat dengan peningkatan motivasi dan kesiapan menjalani pendidikan. Penguatan motivasi dan kedisiplinan diharapkan dapat membantu siswa membangun kebiasaan belajar yang baik, memiliki tujuan pendidikan, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan.

Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Yogyakarta Agus Arif Nugroho memukul gong menandai pembukaan kegiatan AMT bagi siswa KSJPS.

“Kita tidak semata-mata memberikan sebuah pembekalan saja, tetapi bagaimana membuka cara pola berpikir dan semangat anak-anak dibangkitkan kembali,� kata Agus Arif ditemui usai membuka AMT bagi siswa KSJPS di Taman Budaya Embung Giwangan, Senin (2/11/2026).

Arif menyatakan komitmen Pemkot Yogyakarta dalam membekali mental siswa KSJPS dengan memberikan pelatihan motivasi. Khususnya siswa KSJPS kelas 6 SD dan kelas 9 SMP karena akan menghadapi perpindahan jenjang pendidikan dari SD ke SMP maupun dari SMP ke SMA/SMK. Pada masa tersebut membutuhkan kesiapan, baik akademik maupun sikap dan mental, agar siswa mampu menghadapi perubahan lingkungan belajar dan tuntutan pendidikan pada jenjang berikutnya.

Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Yogyakarta Agus Arif Nugroho saat memberikan sambutan dan arahan.,

“Saya yakin anak-anak di Kota Yogyakarta ini, kalau tolok ukur keberhasilan pendidikan itu angka akademik sebenarnya relatif tinggi. Tapi tentu kita berharap bagaimana anak-anak itu  self resilience-nya (ketangguhan diri) lebih kuat untuk berani menghadapi kemajuan,� paparnya.

Arif juga memberikan semangat kepada para pelajar dalam pelatihan itu untuk tidak minder, tapi percaya diri  dan pantang menyerah meskipun dari keluarga dengan orang tua yang tidak mampu secara ekonomi. Pihaknya mengajak para pelajar untuk semangat belajar dan berperilaku yang baik. Melalui kegiatan AMT, siswa diharapkan juga memiliki komitmen dan rencana sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan secara simbolos beasiswa prestasi tingkat kelurahan tahun 2026 secara simbolis. 

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dindikpora Kota Yogyakarta, Agus Trimadi menjelaskan kegiatan AMT diikuti sebanyak 904 siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang masuk dalam daftar KSJPS. Para peserta akan dibagi mengikuti AMT pada 2-5 November 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan. Kegiatan AMT itu salah satu dukungan dan upaya Pemkot Yogyakarta untuk mengentaskan kemiskinan melalui program pendidikan seperti jaminan pendidikan daerah (JPD) dan program motivasi. Pihaknya berharap AMT itu dapat membantu siswa mempersiapkan diri untuk menyelesaikan pendidikan dan melanjutkan ke ke jenjang berikutnya.

“Jadi kami memberikan motivasi ke anak-anak yang dalam kategori ada permasalahan di pembiayaan ini memiliki motivasi semangat belajar yang tinggi. Sehingga mendorong anak-anak dan orang tua-nya untuk melanjutkan studi lebih lanjut.  Pemkot Yogyakarta menjamin dengan memberikan JPD dari sekolah sampai perguruan tinggi bagi peserta didik yang masuk daftar KSJPS,� terang Agus.

Beberapa siswa peserta kegiatan AMT diajak berdialog. 

Salah satu peserta AMT, Nindy Natasya Putri menyambut baik kegiatan tersebut. Siswi SMP Taman Dewasa Yogyakarta menilai pemberian motivasi itu penting untuk menambah semangat dan percaya diri dalam menjalani sekolah. Apalagi dirinya kini duduk di kelas 9 SMP. “Acaranya seru dan banyak temannya dan bisa menambah semangat belajar,� ucap Nindy.