Beranda / Politik / 7 Juni 1999, Tepat 27 Tahun Pemilu Pertama di Era Reformasi

7 Juni 1999, Tepat 27 Tahun Pemilu Pertama di Era Reformasi

Jakarta,REDAKSI17.COM – Terdapat 48 partai politik yang menjadi peserta Pemilu 1999. Jumlah itu sekaligus menjadikan Pemilu edisi kali ini sebagai yang terbesar sejak penyelenggaraan Pemilu 1955. Megawati & suaminya Taufiq Kiemas mencoblos di TPS 18 Kebagusan Jakarta Selatan. Hari itu Megawati memakai kemeja putih dengan rok biru sementara Taufik memakai kemeja biru yang dipadankan dengan celana biru.
Tidak ada tokoh yang namanya lebih besar dari Megawati di Pemilu 1999. Ia menjadi magnet terkuat politik nasional dalam menarik dukungan pemilih dengan konstruksi sebagai simbol perlawanan terhadap rezim otoritarianisme Orde Baru.
Magnet politik yang tidak hanya berlaku di tingkatan pusat tapi juga pada tingkatan daerah. Ketokohan Megawati linear atau berbanding lurus dengan citra PDI Perjuangan secara institusi kepartaian. Di mana hal itu secara otomatis menghadirkan dukungan yang terkonsolidasi kuat bak bola salju pada seluruh wilayah elektoral di Indonesia.
Banyak orang dari kelas menengah & kelas bawah bawah lintas profesi maju menjadi calon legislatif dari PDI Perjuangan karena ketokohan Megawati. Ada dosen, aktivis, tukang tambal ban, tukang bakso, nelayan hingga petani yang selanjutnya bisa terpilih menjadi anggota DPRD di tingkatan kota, kabupaten atau provinsi.
Keterpilihan mereka menjadi anggota DPR RI atau DPRD bukan karena berlimpahnya dana kampanye tapi karena faktor mendapatkan limpahan coattail effect (efek ekor jas) dari ketokohan Megawati. Sebuah fenomena yang belum pernah terjadi dalam politik Indonesia sebelumnya. Pada Pemilu 1999, PDI Perjuangan berhasil memenangkan pemilihan.
Menjadi partai peraih suara terbanyak. Menempati posisi nomor satu tabel klasemen akhir Pemilihan Legislatif 1999. Ada pun raihan PDI Perjuangan saat itu adalah 35,6 juta pemilih dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) diatas 100 juta pemilih. Di mana persentase suara PDI Perjuangan adalah 33,74 persen yang jika dikonversi ke kursi adalah 153 kursi DPR RI dari total 500 kursi di DPR RI. Kemenangan yang luar biasa bagi PDI Perjuangan….. Anwar Saragih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *