Home / Ekonomi dan Bisnis / IMF Prediksi Dunia Kekurangan Minyak Tahun Ini

IMF Prediksi Dunia Kekurangan Minyak Tahun Ini

Jakarta,REDAKSI17.COM – Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi dunia kekurangan minyak pada 2026. Kondisi itu bisa terjadi bahkan jika perang Amerika Serikat (AS) dan Israel lawan Iran diselesaikan minggu ini.
“Jika semuanya berhenti malam ini dan mulai besok kita bergerak menuju pembukaan Selat (Hormuz), kita masih akan menghadapi kekurangan minyak untuk tahun ini,” kata Kepala Ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas dikutip dari CNN, Kamis (16/4/2026).

IMF juga mengingatkan pemerintah agar menahan belanja subsidi energi yang berlebihan meski untuk melindungi konsumen dari harga energi yang tinggi. Menurutnya, keuangan publik sudah tertekan sebelum perang dimulai dan tidak boleh didorong lebih dekat ke ambang batas.

Pasokan Minyak Anjlok
Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan terbarunya menyebutkan pasokan minyak global anjlok 10,1 juta barel per hari pada Maret 2026. Itu merupakan yang terbesar dalam sejarah.

Meski IEA tidak memperkirakan kekurangan minyak tahun ini, mereka telah menurunkan perkiraan pasokan minyak global yakni hanya akan melebihi permintaan sebesar 441.000 barel per hari. Angka itu turun tajam dibandingkan 2,4 juta barel per hari dalam laporan mereka pada Maret 2026.

Angka-angka tersebut menyoroti perubahan signifikan dalam prospek pasar energi global dan ekonomi akibat perang. Sebelum konflik AS-Iran pecah, ekonomi global tahun ini diperkirakan dapat berkinerja lebih baik dengan pertumbuhan direvisi naik menurut IMF.

“Ada banyak momentum dalam (pertumbuhan) ekonomi global yaitu berkurangnya ketidakpastian atas tarif AS dan ledakan investasi kecerdasan buatan,” tutur Gourinchas.

Sejak perang AS-Iran pecah, IMF menilai prospek ekonomi global tiba-tiba menjadi gelap. Konflik itu disebut dapat menyebabkan krisis energi global dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Prediksi Pertumbuhan Ekonomi
Kini IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berada di level 3,1% pada 2026, turun 0,2 poin persentase dari perkiraan sebelumnya. Inflasi global juga diperkirakan meningkat menjadi 4,4% tahun ini.

Dalam skenario yang lebih parah jika konflik AS-Iran berlangsung lama, IMF memperkirakan harga minyak dan gas alam bisa melonjak 100-200% hingga 2027. Jika demikian, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan hanya mencapai 2% tahun ini.

“Itu akan hampir sama dengan terjadinya resesi global, yang didefinisikan sebagai pertumbuhan ekonomi di bawah 2%, yang hanya terjadi empat kali sejak tahun 1980,” kata IMF.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *