Jakarta,REDAKSI17.COM – Operator kompetisi I.League bakal menemui manajemen PSBS Biak. Klub berjuluk Badai Pasifik dikabarkan menunggak gaji para pemainnya.
Masalah finansial mendera PSBS dalam beberapa bulan terakhir. Karena masalah ini, PSBS pun kesulitan dalam hal operasional klub hingga menunggak hak para pemain.
Dalam surat yang beredar, pemain PSBS meminta perhatian kepada para pemangku jabatan sepakbola nasional. Kondisi ini membuat para pemain PSBS mulai terdampak dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Ya, saya pikir kami punya prosedur cara komunikasi. Kami juga melihat, kan juga APPI sudah ber-statement, dan juga ada surat terbuka,” kata Direktur Komunikasi I.League Asep Saputra kepada wartawan di GBK Arena, Jakarta.
“Kami komunikasi tidak pernah terbatas. Kami tunggu saja, karena kami juga baru di-raise-up beberapa hari terakhir,” ujarnya menambahkan.
Dalam waktu dekat, I.League akan menggelar Owner’s Meeting. Momen itu bisa dimanfaatkan I.League untuk mendengar penjelasan dari PSBS Biak.
Persoalan ini didesak untuk segera diselesaikan. Para pemain PSBS pun seperti kehilangan motivasi, hingga posisi klub terbenam di dasar klasemen sementara Super League 2025/26.
“Yang pasti dalam waktu dekat juga kami akan ada pertemuan dengan owner-nya dari PSBS,” ucap Asep.





