UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Sebanyak 24 peserta atau kafilah mewakili Kota Yogyakarta dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat DIY pada tahun 2026. Pemerintah Kota Yogyakarta mendukung dan memberikan semangat kepada para peserta MTQ. Diharapkan kafilah MTQ dari Kota Yogyakarta menampilkan kemampuan terbaik dan meraih hasil yang terbaik yaitu juara umum.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yunianto Dwisutono mengatakan Pemkot Yogyakarta mengapresiasi dan bangga dengan para peserta yang akan mewakili Kota Yogyakarta maju MTQ tingkat DIY tahun 2026. Para peserta adalah generasi muda Kota Yogyakarta yang tekun belajar, berani berproses, dan memiliki semangat terus berkembang. Apalagi perjalanan menuju MTQ tidak singkat karena ada waktu, tenaga, latihan, dan kesabaran yang telah dicurahkan bersama.

Suasana pamitan dan mohon doa restu kafilah dari Kota Yogyakarta yang akan maju MTQ tingkat DIY tahun 2026.

“Saya berpesan, bertandinglah dengan niat ibadah. Tampilkan kemampuan terbaik dengan tenang dan penuh keyakinan. Jaga kesehatan, kekompakan, hormati dewan hakim dan peserta dari daerah lain dan tunjukkan karakter masyarakat Kota Yogyakarta yang santun, cerdas, serta berbudaya,” kata Yunianto saat pamitan Kafilah Kota Yogyakarta yang akan maju MTQ DIY, di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya keikutsertaan adik-adik dalam MTQ sesungguhnya sudah merupakan kemenangan tersendiri. Tidak semua anak muda memiliki keberanian untuk berproses, berlatih dengan disiplin, dan tampil mewakili daerahnya. Oleh sebab itu jadilah duta yang membawa citra baik Kota Yogyakarta yang rendah hati dalam kemenangan dan lapang dada dalam setiap hasil perlombaan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yunianto Dwisutono saat memberikan pesan dukungan dan semangat kepada Kafilah Kota Yogyakarta yang akan maju MTQ tingkat DIY 2026.

“Prestasi tentu penting, namun yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup dalam sikap dan perilaku kita. Juara sejati bukan hanya yang memperoleh piala, tetapi mereka yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” paparnya.

Yunianto juga menyampaikan terima kasih kepada para pembina dan pendamping atas dedikasi yang luar biasa. Pihaknya mengajak untuk mendoakan bersama agar kafilah dari Kota Yogyakarta diberikan kesehatan, kelancaran, ketenangan hati, dan hasil terbaik.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Ahmad Shidqi menjelaskan pada MTQ tahun 2026  dari Kota Yogyakarta akan mengirimkan 24 peserta. Ada 16 cabang lomba dalam MTQ DIY 2026 antara lain Tilawah Al-Qur’an, Hifzhil Qur’an, Tafsir Qur’an, Musabaqah Khattil Qur’an (kaligrafi), Syarhil Qur’an, serta Fahmil Qur’an. Kafilah dari Kota Yogyakarta yang maju MTQ DIY itu adalah hasil seleksi dari MTQ tingkat Kota Yogyakarta tahun 2025 yang diikuti perwakilan 14 kemantren.

“Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Yogyakarta agar seluruh kafilah dari Kota Yogyakarta mendapatkan hasil terbaik dan membawa nama baik Kota Yogyakarta. Semua Insya Allah jadi unggulan karena anak-anak ini yang terbaik di cabangnya masing-masing. Semua target memang kita harus yang terbaik, yakni juara umum. Tapi kita tetap berikhtiar, besok seperti apa hasilnya,” terang Shidqi.

Salah satu peserta MTQ dari Kota Yogyakarta Nella Inayatur Ro’fah sudah melakukan persiapan-persiapan untuk maju MTQ tingkat DIY. Mahasiswi jurusan seni rupa UNY itu akan mengikuti cabang lomba kaligrafi kontemporer dalam MTQ DIY tahun 2026. “Dari dua bulan yang lalu sudah mulai belajar melukis lagi untuk membentuk karakter-karakter huruf yang nanti dibawakan saat lomba,” ucap Nella.