UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta membuka seleksi Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta Tahun 2026. Sampai kini sudah ada belasan anak muda dengan berbagai bidang yang sudah mendaftar seleksi Pemuda Pelopor 2026 Kota Yogyakarta. Kepeloporan yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat menjadi salah satu aspek penilaian Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta 2026.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kota Yogyakarta Deni Sudaryanto menyebut sampai Senin (20/4/2026) pagi sudah ada 15 pendaftar Pemuda Pelopor 2026 Kota Yogyakarta. Seleksi Pemuda Pelopor tingkat Kota Yogyakarta sudah dibuka 13 sampai 30 April 2026. Diharapkan para pemuda memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk segera mendaftar seleksi Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta 2026.
“Ini adalah seleksi Pemuda Pelopor tingkat Kota Yogyakarta. Ada lima bidang kepeloporan yaitu pangan, pendidikan, inovasi teknologi, seni budaya serta pengelolaan sumber daya alam, lingkungan dan pariwisata,” kata Deni saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).
Pendaftaran seleksi Pemuda Pelopor tingkat Kota Yogyakarta 2026 dilakukan online melalui link https://bit.ly/PPKY26. Adapun persyaratannya secara umum adalah pemuda/pemudi ber-KTP Kota Yogyakarta usia 16-30 tahun, bukan ASN/Pegawai BUMN/BUMD. Termasuk belum pernah menjuarai seleksi yang sama di tingkat provinsi/nasional.
Sementara itu Ketua Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Disdikpora Kota Yogyakarta, Mugi Suyatno, menyampaikan dari 15 orang pendaftar Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta 2026 terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan. Bidang yang banyak jumlah pendaftarnya adalah pangan, pendidikan, inovasi teknologi serta seni budaya serta pengelolaan sumber daya alam, lingkungan dan pariwisata. Dia menegaskan pendaftaran masih dibatasi hingga 30 April 2026.
“Ini sekaligus sebagai trigger agar calon cekat-ceket (cepat) sat-set (segera mendaftar). Ayo pemuda Yogya daftar dan ikuti emilihan Pemuda Pelopor Kota Yogya 2026. Sekecil apapun gagasanmu, jika bermanfaat akan berdampak besar bagi masyarakat,” tambah Mugi.
Dia menjelaskan salah satu kepeloporan yakni bidang pendidikan bertujuan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia baik melalui pendidikan formal, nonformal maupun informal pendidikan meliputi inovasi, metodologi dan model pembelajaran, media dan alat bantu pembelajaran, teknologi pembelajaran, pengembangan dan pengelolaan pendidikan secara swadaya. Tindakan kepeloporan pemuda itu secara langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sedangkan aspek penilaian Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta tahun 2026 meliputi kepemimpinan, kreativitas, keuletan dan berdampak positif. Sedangkan metoe penilaian dengan pengamatan langsung, penilaian administratif, presentasi karya kepeloporan, wawancara dan verifikasi lapangan. Pemkot Yogyakarta menyiapkan total anggaran sekitar Rp 37,5 juta untuk apresiasi Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta 2026.
“Base line dari kepeloporan adalah memiliki dampak kebermanfaatannya bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya Pemilihan Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta adalah langkah strategis untuk mengukur angka partisipasi dan minat pemuda dalam mengikuti kompetisi. Terpilihnya para Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta tahun 2026 juga menjadi bank kepeloporan. Terutama jika da kompetisisi seruopa di tingkat lebih tinggi Kota Yogyakarta sudah siap.
Pemkot Yogya Jaring Pemuda Pelopor 2026, Kebermanfaatan Bagi Masyarakat Jadi Penilaian



