Jakarta,REDAKSI17.COM – Market Overview Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,52% ke posisi 7.594,11 pada perdagangan Senin (20/4). Penguatan beberapa saham seperti BRMS yang naik 6,47%, BBCA 0,78%, dan IMPC 4,78% belum mampu menahan tekanan pasar. Di sisi lain, saham BRPT melemah 4,04%, TCPI terkoreksi 10,17%, serta AMRT turun 4,04% menjadi penekan utama indeks.
Investor asing masih mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp124,49 miliar di pasar reguler dan Rp380,73 miliar secara keseluruhan. Meski demikian, seluruh sektor tercatat bergerak turun, dengan sektor properti mengalami penurunan paling dalam sebesar 2,04%.
Dari global, bursa saham Amerika Serikat juga berakhir di zona negatif. Indeks Dow Jones cenderung datar dengan penurunan tipis 0,01% ke level 49.442.
Sementara itu, S&P 500 turun 0,24% ke 7.109 dan Nasdaq melemah 0,26% ke 24.404. Sentimen pasar dipengaruhi perkembangan geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan aksi terhadap kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman. Tekanan juga tercermin pada ETF EIDO yang turun 1,39%.
Berita Emiten
Fore Kopi Indonesia (FORE)
FORE mencatat pertumbuhan kinerja pada kuartal I-2026. Laba bersih meningkat 60,50% menjadi Rp9,43 miliar dibandingkan Rp5,87 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan juga tumbuh 52,40% menjadi Rp444,46 miliar, meski beban pokok penjualan ikut naik 54,34% menjadi Rp170,78 miliar. Hingga akhir periode, jumlah gerai bertambah menjadi 346 unit setelah penambahan 24 gerai baru, dengan ekspansi yang banyak dilakukan di kota tier dua dan tiga seperti Tasikmalaya, Sidoarjo, dan Kediri.
Astra Otoparts (AUTO)
AUTO memutuskan pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp229 per saham dengan total Rp1,10 triliun, setara sekitar 50% dari laba bersih Rp2,24 triliun.
Dividen tersebut mencakup dividen interim Rp59 per saham yang telah dibayarkan pada Oktober 2025 dan dividen final Rp170 per saham. Pembayaran dividen final dijadwalkan pada 15 Mei kepada pemegang saham yang tercatat per 4 Mei.
Tak hanya itu, perseroan juga melakukan perubahan susunan manajemen. Yusak Kristian Solaeman ditunjuk sebagai Presiden Direktur, sementara Thomas Junaidi Alim W menjabat Presiden Komisaris. Gidion Hasan kini mengisi posisi Komisaris.
Selain itu, honorarium Dewan Komisaris ditetapkan maksimal Rp4,09 miliar per tahun yang akan dibayarkan sebanyak 13 kali, dengan pembagian ditentukan oleh Presiden Komisaris.
Baca juga:
FAST Masih Tekor Meski Pendapatan Stabil, ADRO Bagi Dividen Rp 262 per Saham
Rekomendasi Saham Hari Ini
TAPG – Buy 1880-1890 | TP 1925-1940 | SL 1770
TAPG
Transaksi di sini
Powered by
AVIA – Buy 372-376 | TP 382-386 | SL 354
AVIA
Transaksi di sini
Powered by
ARKO – Buy 9150-9250 | TP 9575-9825 | SL 354
ARKO
Transaksi di sini
Powered by
BRMS – Buy 895-905 | TP 925-940 | SL 840
BRMS
Transaksi di sini
Powered by
KAQI – Buy 119-121 | TP 124-127 | SL 112
KAQI
Transaksi di sini
Powered by
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.





