Jogja Financial Festival 2026 Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan

SLEMAN,REDAKSI17.COM – Kota Yogyakarta dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jogja Financial Festival (JFF) 2026 yang akan digelar pada 22-23 Mei 2026 di Jogja Expo Center (JEC).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama CNBC Indonesia dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Yogyakarta.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono mengatakan, ditunjuknya Kota Yogyakarta sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“Ini sebuah kehormatan sebenarnya. Kalau kita bicara acara Jogja Financial Festival ini, yang mendapat undangan spesial khusus itu hanya Pak Wali Kota Jogja Kota. Ini juga sejalan dengan tugas kami untuk mengedukasi masyarakat dalam hal literasi dan inklusi keuangan sehingga kami sangat mendukung acara ini,” ujarnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono saat memberikan sambutan.

Ia berharap, penyelenggaraan JFF 2026 dapat menyasar lebih luas, khususnya kalangan mahasiswa dan generasi muda di Yogyakarta. “Kami berharap, khususnya dari sisi literasi, indeks literasi masyarakat Kota Jogja meningkat, termasuk juga inklusinya meningkat,” tambahnya.
Dalam festival ini, masyarakat akan disuguhi berbagai kegiatan yang berfokus pada literasi keuangan, seperti Financial Exhibition, Business Talks, dan Educational Class.
Nantinya sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir sebagai pembicara, di antaranya pimpinan industri keuangan, regulator, akademisi seperti Rektor UGM, hingga Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Tak hanya edukatif, acara ini juga dikemas dengan hiburan menarik seperti konser musik dari Ari Lasso, Happy Asmara, dan Juicy Luicy, serta hiburan stand-up comedy dan program televisi populer seperti Lapor Pak!, Arisan, hingga penampilan komika Kiky Saputri dan Surya Insomnia.
Selain itu, rangkaian acara akan ditutup dengan kegiatan Jogja Run D-City pada tanggal 24 Mei 2026 yang juga berlangsung di kawasan Jogja Expo Center, Bantul. Kegiatan lari ini mengusung konsep “lari sambil berdonasi” karena seluruh hasil pendaftaran akan didonasikan untuk mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu Taufik Banyu menyampaikan festival ini mendapat dukungan penuh dari anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yakni Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, ,Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan LPS.
Menurutnya, festival ini tidak hanya menghadirkan informasi dari otoritas keuangan, tetapi juga melibatkan berbagai pihak mulai dari bank Himbara, bank syariah, bank daerah, bank digital, hingga asosiasi fintech, fintech syariah, dan pelaku industri kripto.

Suasana Press Converance JFF yang berlangsung di GIK UGM, Jumat (24/4).

“Mereka akan hadir membuka stand dan melakukan literasi sekaligus menyampaikan informasi baik manfaat maupun risiko terhadap investasi di sektor keuangan,” ujarnya.
Selaras dengan hal tersebut, CEO CT Corp Chairul Tanjung mengatakan JFF 2026 akan diselenggarakan secara hybrid, yakni offline di Yogyakarta dan disiarkan secara langsung melalui televisi serta platform digital sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.
Menurut Chairul, konsep festival sengaja dibuat menarik dengan memadukan edukasi dan hiburan agar diminati masyarakat, terutama generasi muda. “Kita tahu kalau orang berkumpul dari pagi sampai sore hanya mendengarkan pembicara bisa bosan. Oleh karena itu, di sela-sela acara ditampilkan hiburan super spesial agar menarik dan tidak membosankan,” jelas Chairul.