Foto: Muhammad Robbani/detikcom
Jakarta,REDAKSI17.COM – Nasib venue laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung tengah menggantung. Kepastian penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno menunggu keputusan PSSI.
Persija akan menjamu Persib pada pekan ke-32 Super League 2025/26 pada 10 Mei mendatang. Persija yang berniat menggunakan SUGBK untuk laga tersebut, kini menjadi tidak menentu.
Sebab ada potensi laga tidak bisa digelar di SUGBK yang akan disiapkan untuk laga Timnas Indonesia Bulan Juni. Kabarnya, PSSI hendak meminta pengelola stadion untuk tidak menggelar ajang agar SUGBK siap digunakan untuk agenda FIFA Matchday bulan depan.
Padahal Persija sudah jauh-jauh hari menyatakan niatnya untuk menggelar laga kontra Persib di stadion kebanggaan masyarakat Indonesia itu. Kini Persija hanya berharap untuk mendapatkan izin penggunaan stadion.
“Hari Kamis (30 April) siang tuh tiba-tiba kami diundang (pengelola GBK), datang ke GBK, dan mereka bilang bahwa 5 Juni itu timnas akan pakai. Jadi, mereka berharap ada perbaikan rumput,” kata Ketua Panitia Pelaksana Persija Tauhid Indrasjarief kepada wartawan.
“Kalau rumput diganti butuh waktu sebulan. Berarti kalau hitung mundur 5 Juni, jadi 5 Mei rumput akan diangkat, diganti yang baru untuk perawatan untuk keperluan Timnas pada 5 Juni FIFA Matchday,” ujarnya menambahkan.
Bung Ferry, sapaan Tauhid, melanjutkan, bahwa pihak pengelola GBK meminta Persija untuk berkoordinasi kepada PSSI. Sehingga kepastian Persija melawan Persib di SUGBK kini berada di tangan PSSI.
Di sisi lain, Panpel Persija juga melakukan antisipasi andai SUGBK akhirnya tidak bisa digunakan. Persija berniat untuk menjamu Persib di Jakarta International Stadium (JIS).
“Kondisi di JIS memang rumput sudah membaik ya. Dilihat dari penampakannya tuh memang sudah membaik. Cuma daya tahan akarnya masih belum sekuat yang kami harapkan. Jadi sebetulnya sesuai dengan permintaan tim, tim juga berharap masih bisa di GBK,” tutur Bung Ferry.
“Saya berharap sih PSSI, harus melihat bahwa klub-klub ini memang semuanya berharap Izinnya lancar, karena kan dari awal kompetisi mereka sudah bilang bahwa mereka sudah koordinasi dengan kepolisian. Dan kepolisian juga sudah oke,” tuturnya.





