
Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Jajaran pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Gunungkidul masa bakti 2026–2030 menggelar acara silaturahmi strategis bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gunungmidul, yang berlangsung di Ding’s Coffe & Eatery, Kapanewon Playen, Rabu, (6/5/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi lintas lembaga untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus membentengi generasi muda dari dampak negatif pergaulan bebas.
Ketua PERWOSI Kabupaten Gunungkidul yang juga menjabat sebagai Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan bahwa kepengurusan baru yang belum lama ini dilantik oleh Kanjeng Ratu Hemas di Bangsal Kepatihan tidak boleh hanya sekadar seremoni. Ia menekankan pentingnya langkah konkret dan aksi nyata di tengah masyarakat.
“Ukuran keberhasilan organisasi ini bukan pada banyaknya program yang disusun, tetapi sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Endah Subekti dalam arahannya.

Ia menambahkan bahwa PERWOSI memiliki posisi strategis dalam menyusun pembangunan daerah, khususnya melalui pemberdayaan olahraga wanita.
Melawan Budaya “Mager” Sejak Dini
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah upaya menekan fenomena “mager” (malas gerak) pada generasi milenial dan Gen Z. Bupati mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi fisik siswa saat ini yang seringkali tidak kuat mengikuti upacara bendera, yang dianggap sebagai cerminan fisik dan jiwa yang lemah.Sebagai solusi, PERWOSI berencana menginisiasi gerakan senam masif yang menyasar pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Langkah ini juga dipandang sebagai upaya preventif terhadap penyalahgunaan narkoba (P4GN) dan pelanggaran hukum lainnya.
“Jika raganya kuat dan sehat, maka jiwanya pun akan kuat. Ini adalah modal penting menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Wahyu Nugroho menyampaikan bahwa PERWOSI merupakan motor penggerak gaya hidup sehat yang sejalan dengan upaya membangun ketahanan sosial dan memperkuat persatuan bangsa.
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul periode 2011–2021, Hj. Badingah, serta perwakilan dari jajaran Forkopimda seperti Kapolres, Kajari, Dandim, dan Ketua Pengadilan Negeri.
“Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan mampu menciptakan kolaborasi yang terintegrasi, baik dengan Dinas Pariwisata maupun Dinas Pemuda dan Olahraga.” ujar Wahyu.
Pertemuan ditutup dengan semangat kebersamaan melalui slogan khas organisasi: “Salam Perwosi: Tetap Sehat, Tetap Cantik, Penuh Semangat!”. Melalui sinergi ini, PERWOSI berkomitmen mewujudkan visi Kabupaten Gunungkidul yang adil, makmur, lestari, dan berkeadaban.


