Beranda / Daerah / Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan Titiek Soeharto Dorong Hilirisasi di Gunungkidul

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan Titiek Soeharto Dorong Hilirisasi di Gunungkidul

Gunungkidul,REDAKSI17.COM -Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Haryadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto dalam agenda bimbingan teknis Bulan Mutu BPPMHKP di Balai Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Sabtu 9 Mei 2026. Kehadiran putri Presiden ke dua RI tersebut disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat sebagai bentuk penguatan sektor ekonomi kerakyatan melalui potensi perikanan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya atas kehadiran Titiek Soeharto. Menurut dia, kehadiran Ketua Komisi IV DPR RI tersebut memberikan harapan besar bagi masyarakat desa untuk mendorong penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan petani serta nelayan di wilayah Bumi Handayani.

Joko Parwoto menekankan bahwa pembangunan yang kuat harus dimulai dari desa. Desa yang maju diyakini akan melahirkan masyarakat yang mandiri dan produktif. Kalurahan Kedungpoh sendiri dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun semangat gotong royongnya. Melalui bimbingan teknis ini, Pemkab Gunungkidul berharap muncul semangat baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat ekonomi rakyat melalui budaya kerja yang profesional.

Sementara itu, Titiek Soeharto dalam arahannya memberikan sorotan khusus pada sektor perikanan. Menurut dia, sektor ini tidak hanya berbicara soal jumlah produksi, melainkan juga menyangkut mutu, keamanan pangan, hingga standar pengemasan produk. Titiek menilai banyak hasil perikanan di Gunungkidul yang sudah berkualitas baik, namun belum maksimal dari sisi hilirisasi atau pengolahan pasca panen.

Ia menjelaskan bahwa jika kualitas produk terjaga dan memiliki nilai tambah melalui pengolahan yang tepat, maka akses pasar akan menjadi lebih luas, tidak hanya menjangkau pasar lokal. Peluang ekonomi keluarga dari produk olahan ikan dinilai sangat besar, baik di wilayah pesisir maupun wilayah daratan yang mengandalkan budidaya perikanan air tawar.

Selain memberikan pembekalan materi teknis, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa pembagian bantuan ikan sebanyak tiga kilogram per warga serta paket kebutuhan lainnya. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mendorong masyarakat agar membiasakan diri mengonsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas tinggi.

Dengan meningkatnya kesadaran konsumsi ikan, diharapkan kualitas kesehatan masyarakat Gunungkidul semakin membaik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi para pelaku usaha perikanan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *