Gondokusuman,REDAKSI17.COM – Bank BPD DIY kembali menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) untuk rehabilitasi dua rumah warga di Kota Yogyakarta dengan total bantuan sebesar Rp40 juta. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Ketua DPRD Kota Yogyakarta Wisnu Sabdono Putro turut bergotong royong membantu proses perbaikan lantai rumah milik salah satu penerima manfaat.

Dua rumah yang memperoleh bantuan rehabilitasi milik Supiyati dan Soeradi Suratidjo berada di Kelurahan Demangan, Gondokusuman. Masing-masing menerima anggaran sebesar Rp20 juta yang seluruhnya berasal dari dana CSR Bank BPD DIY.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi kepada Bank BPD DIY yang secara konsisten mendukung program bedah rumah bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada BPD DIY yang sekian kalinya membantu bedah rumah. Hari ini ada dua rumah yang didukung oleh BPD. Ini menjadi contoh kolaborasi yang baik untuk membantu warga memperoleh hunian yang lebih layak,” ujar Hasto usai meninjau rumah yang akan direhabilitasi, Minggu (28/6).

Menurutnya, Pemerintah Kota Yogyakarta harus memprioritaskan program bedah rumah bagi keluarga yang masih memiliki anak usia sekolah maupun usia produktif agar mereka dapat tumbuh dan belajar di lingkungan yang sehat dan aman.

“Penghuninya banyak, masih ada anak yang sekolah. Saya sudah berulang kali meminta agar bedah rumah diprioritaskan untuk rumah-rumah yang masih dihuni anak-anak sekolah dan keluarga usia produktif. Itu sangat penting karena rumah yang layak akan mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Saat meninjau kondisi rumah Supiyati, Hasto melihat masih terdapat bagian atap belakang yang bocor, lantai yang belum layak, serta dinding yang belum selesai difinishing. Karena keterbatasan anggaran rehabilitasi, ia bersama Ketua DPRD Kota Yogyakarta Wisnu Sabdono Putro berinisiatif membantu pembiayaan pemasangan keramik lantai sehingga dana CSR dapat difokuskan untuk memperbaiki bagian atap rumah.

“Kalau saya sama Pak Wisnu membantu keramik lantainya, maka anggaran yang ada bisa difokuskan untuk memperbaiki bagian atas rumah. Nanti panitia tinggal menghitung kebutuhan keramik, pasir, dan semen, kemudian kami bantu agar rumah ini bisa lebih layak dihuni,” ungkap Hasto.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari panitia, pengurus kampung, RT, RW, takmir masjid hingga warga sekitar untuk bergotong royong menyelesaikan proses rehabilitasi rumah tersebut.

“Semua bersama-sama bergotong royong sesuai kemampuan masing-masing. Insyaallah rumah ini akan menjadi rumah yang sehat dan nyaman untuk ditinggali,” katanya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Supiyati, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Bank BPD DIY. Ia mengatakan rumah peninggalan orang tuanya sudah cukup tua sehingga membutuhkan perbaikan terutama pada bagian atap dan lantai.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Rumah kami memang sudah tua dan kurang layak dihuni. Dengan adanya bantuan ini nanti kami tidak lagi waswas dan rumah menjadi lebih nyaman untuk ditempati,” ujar Supiyati