Doa pengasihan Jawa adalah mantra atau wirid leluhur yang bertujuan untuk memikat hati, menumbuhkan rasa cinta, dan mengasihi. Praktik ini umumnya menggabungkan bahasa Jawa kuno dengan visualisasi batin. Berikut adalah dua ajian pengasihan Jawa yang paling populer:
1. Ajian Semar Mesem
Ajian ini difokuskan untuk memancarkan pesona (aura) dan meluluhkan hati target agar selalu teringat dan jatuh cinta.
“Niat ingsun matek ajiku, Semar mesem. Kunir putih sanyataning kembang, sing nyawang kumanthil ing ati. Pusering ati, teka welas teka asih saking kersaning Allah.”
2. Ajian Jaran Goyang
Dikenal sangat kuat, ajian ini bertujuan untuk menarik perhatian dan membuat target tergila-gila hingga tunduk.
“Bismillahirrohmanirrohim. Niat ingsun matek ajiku, si Jaran Goyang. Cemetiku sodo lanang, tak sabetake segoro asat, tak sabetake gunung jugrug, tak sabetake atine si [sebut nama target], teka welas teka asih marang aku.”
Cara Pengamalan Umum
- Puasa: Seringkali diamalkan setelah melakukan leluhur berpuasa (misalnya puasa mutih).
- Fokus/Mantra: Dibaca sambil membayangkan wajah target yang dituju, biasanya pada tengah malam sebelum tidur.





