Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Kabupaten Gunungkidul kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia melalui penyelenggaraan Geopark Night Specta 8.0. Acara yang digelar di kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark ini tidak hanya menjadi ajang promosi kekayaan geologi, tetapi juga berhasil meraih pengakuan nasional melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan sertifikat Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 kepada Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningingsih. Sertifikat ini diserahkan langsung oleh Direktur Pemasaran Pariwisata Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Harfiansah Bimantara, sebagai perwakilan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Masuknya Geopark Night Specta dalam daftar KEN 2026 merupakan pencapaian ketiga kalinya secara berturut-turut, sebuah bukti nyata bahwa event ini telah melalui kurasi ketat dan diakui sebagai salah satu dari 125 event unggulan nasional. Program KEN sendiri memiliki dampak ekonomi yang masif; sepanjang tahun 2025 saja, program ini telah mendorong lebih dari 10 juta kunjungan wisatawan.
Harfiansah Bimantara menyatakan bahwa prestasi ini adalah hasil dari dukungan penuh masyarakat, “Bahwa semangat gotong royong atau “nyengkuyung” merupakan kunci agar program-program pariwisata di Gunungkidul terus berkembang dan mendunia.” ujar Harfiansah.
Bupati Gunungkidul dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark harus dimaknai sebagai ruang pemberdayaan masyarakat, konservasi, edukasi, dan inovasi. Dari total 33 geosite yang dimiliki Geopark Gunung Sewu, sebanyak 13 di antaranya berada di wilayah Kabupaten Gunungkidul, termasuk Gunung Api Purba Nglanggeran.

“Kekayaan alam dan budaya yang dianugerahkan Tuhan bukan sekadar potensi untuk dikunjungi, melainkan amanah yang harus kita jaga, pelihara, dan kelola secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Endah.
Rangkaian kegiatan Geopark Night Specta 8.0 juga dimeriahkan dengan berbagai acara edukatif dan hiburan, ada Festival Coklat yang telah diselenggarakan ke 4 kalinya dan pasar UMKM untuk mempromosikan geoproduk unggulan.
Selain itu juga telah digelar Ngobrol Bareng Geopark sebagai ruang edukasi bagi generasi muda, serta Pertunjukan seni budaya hingga konser orkestra.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen untuk terus membangun sektor pariwisata yang berkualitas dengan mengedepankan prinsip konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan Dana Keistimewaan DIY tahun 2026, diharapkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terus menjadi penggerak pembangunan yang inklusif bagi seluruh warga Gunungkidul.
Acara ini ditutup dengan harapan agar masyarakat terus menjadi “duta” bagi daerahnya sendiri dengan menjaga kelestarian alam dan menyambut wisatawan dengan keramahan khas lokal. Sebagai bentuk apresiasi kepada pengunjung, panitia juga membagikan berbagai hadiah seperti unit sepeda dan smartwatch di penghujung acara.


