Beranda / Daerah / Gunungkidul Bersatu Dukung Veda Ega Pratama di Ajang Internasional Moto3

Gunungkidul Bersatu Dukung Veda Ega Pratama di Ajang Internasional Moto3

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunjukkan dukungan penuh bagi putra daerah yang tengah berlaga di kancah internasional, Veda Ega Pratama, dengan menyelenggarakan acara Nonton Bareng (Nobar) Grand Prix Moto3. Acara yang berlangsung di Bangsal Sewokoprojo, Kapanewon Wonosari, Minggu, (12/7/2026) ini menjadi wadah bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk memberikan doa serta dukungan moral bagi pembalap muda tersebut.

Kegiatan nobar ini diharapkan tidak hanya menjadi dukungan bagi Veda, tetapi juga menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Gunungkidul.

Balapan Moto3 di GP Jerman berlangsung penuh drama hingga garis finis. Brian Uriarte berhasil keluar sebagai pemenang setelah melakukan aksi manuver krusial dengan menyalip Maximo Quiles tepat di lap terakhir.

Uriarte menyelesaikan balapan sepanjang 23 lap tersebut dengan keunggulan yang sangat tipis, yakni hanya terpaut +0,063 detik dari Quiles yang harus puas menempati podium kedua. Persaingan ketat juga terjadi dalam perebutan podium ketiga, di mana Bertelle berhasil mengamankan tempat terakhir di podium setelah unggul tipis 0,007 detik saja dari Morelli.

Performa Tangguh Veda Pratama
Pembalap muda harapan Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa yang solid dalam balapan kali ini. Mengakhiri balapan di posisi kedelapan (P8), Veda sempat terlibat dalam dinamika persaingan yang sengit. Meski infografis menunjukkan adanya pergerakan dari posisi ke-13 kembali ke posisi ke-8, Veda berhasil menyentuh garis finis di urutan ke-8 dengan selisih waktu +15,657 detik dari sang juara.

Perjuangan Veda untuk mengamankan posisi delapan besar tidaklah mudah. Ia harus menjalani pertarungan luar biasa sengit melawan sederet pembalap lain seperti Yamanaka, O’Shea, Carpe, dan Danish. Sayangnya, aksi saling salip yang melibatkan Veda ini tidak banyak tertangkap kamera karena fokus siaran tertuju sepenuhnya pada duel perebutan gelar juara antara Uriarte dan Quiles di barisan depan.

Dengan hasil ini, Veda Pratama kembali membuktikan daya saingnya di kompetisi Moto3 dengan membawa pulang poin penting dari sirkuit Sachsenring.

Tahun ini merupakan tantangan baru bagi Veda karena harus beradaptasi dengan spesifikasi motor baru serta menghadapi rival-rival baru di tingkat internasional.

Dengan prestasi yang ditunjukkan oleh Veda Ega Pratama, diharapkan langit olahraga Gunungkidul semakin terbuka lebar, memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *