Beranda / Hikayat Seni dan Budaya / GENEALOGIS KELUARGA SYAILENDRA

GENEALOGIS KELUARGA SYAILENDRA

Prasasti Kalasan (778 M), menyebut secara eksplisit Maharaja Panangkaran sebagai Śailendra vamśa tilaka (Permata wangsa Syailendra) dan menempatkannya sebagai Raja Tertua Syailendra (yang tercatat Sejarah) yang sudah berkuasa di Jawa (naik tahta 746 M) dan tidak ada kalimat satu pun yang menyebut tentang kedatangan orang asing dari luar Jawa. Bahkan diperkuat lagi oleh bukti pernyataan pada prasasti Abhyagiri yang memuji Maharaja Panangkaran sebagai Dharmma uttungga Dewa sya Śailendra (Dewa Syailendra yang tertinggi dalam Kebenaran).
Prasasti Nalanda (860 M), menyatakan Balaputradewa adalah cucu Raja Jawabhūmi (cucu dari Raja tanah Jawa) dari keluarga Syailendra. Ini adalah pernyataan resmi bahwa wangsa Syailendra itu pusat asal leluhurnya ada di Jawa. Intinya, bukti genealogis resmi terdapat pada prasasti Nalanda yang menyatakan Balaputradewa adalah cucu Raja Jawa dan ini sudah kuat sebagai bukti yang menjelaskan asal leluhurnya.
Bukti Arkeologis dan Geografis, pusat kekuasaan awal, semua candi-candi paling tua Syailendra terkonsentrasi pada jantungnya Kerajaan Syailendra yang berada di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Gaya arsitektur Candi Kalasan, Candi Sewu, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Plaosan, dll menunjukkan gaya arsitektur Candi Jawa, contohnya saja adalah pada Arca Dwarapala di Candi Jawa terlihat sangat menyeramkan, berbeda dengan gaya arsitektur Arca Dwarapala pada Candi Sumatera yang berpenampilan sangat lucu dan imut (jenaka).
Keterkaitan dengan Kerajaan Kuno di Jawa terdapat pada Kronik Tiongkok seperti Xin Tang Shu yang menyebutkan Kerajaan Jawa dalam keluarga Syailendra pada abad ke 8, jauh sebelum ada keluarga Syailendra yang baru saja berkembang di Sumatera pada abad ke 9.
Dukungan pendapat ahli terkemuka, pandangan bahwa Syailendra berasal dari Jawa kini paling banyak diterima oleh para ahli Sejarah, seperti:
– J.G. de Casparis, meskipun sempat mengemukakan hipotesis keluarga Syailendra berasal dari luar Jawa, akan tetapi akhirnya mengakui bahwa keluarga Syailendra berasal dari Jawa.
– O.W. Wolters mengemukakan bahwa keluarga Syailendra adalah wangsa lokal Jawa yang kemudian memperluas pengaruhnya hingga sampai ke Sriwijaya, Indochina, dan sekitarnya.
Catatan:
Keluarga Syailendra Jawa berhubungan dengan Sriwijaya karena Jawa telah menjajah Sriwijaya, sehingga Sriwijaya sudah berganti dinasti penguasa (bukan keturunan dari Dapunta Hyang lagi), ini artinya bahwa bukan tanda keluarga Syailendra yang berasal dari Sriwijaya, akan tetapi justru malah sebaliknya bahwa Keluarga Syailendra berasal dari Jawa lalu juga berkuasa di Sriwijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *