Beranda / Daerah / Kaji Tiru Jadi Ruang Berbagi Inovasi, Kulon Progo Sambut Hangat Kunjungan Pemkab Barito Utara

Kaji Tiru Jadi Ruang Berbagi Inovasi, Kulon Progo Sambut Hangat Kunjungan Pemkab Barito Utara

Kaji Tiru Jadi Ruang Berbagi Inovasi, Kulon Progo Sambut Hangat Kunjungan Pemkab Barito Utara

KULON PROGO,REDAKSI17.COM – Semangat saling belajar dan memperkuat tata kelola pemerintahan mewarnai kunjungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara ke Kabupaten Kulon Progo dalam agenda kaji tiru yang berlangsung di Ruang Rapat Menoreh, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Jumat (7/8/2026). Rombongan dipimpin Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Yosia Tingan dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

 

Kegiatan ini menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, berbagi praktik baik, sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan. Berbagai isu strategis, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan, koperasi dan UMKM, hingga pengendalian inflasi menjadi topik utama dalam diskusi.

 

Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Yosia Tingan, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya menyelaraskan program pembangunan di Barito Utara yang saat ini baru berjalan sekitar sepuluh bulan di bawah kepemimpinan baru.

 

 

“Kami datang dengan semangat belajar. Banyak hal yang ingin kami pelajari dari Kulon Progo, mulai dari penguatan koperasi, ketahanan pangan, hingga pengelolaan pemerintahan. Tidak semua akan kami terapkan, tentu akan kami sesuaikan dengan kondisi daerah kami, tetapi pengalaman baik dari Kulon Progo akan menjadi bekal penting dalam menyusun program tahun 2027,” ujarnya.

 

Felix menjelaskan, karakteristik wilayah Barito Utara yang luas dengan potensi utama di sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan gas membutuhkan pendekatan pembangunan yang berbeda. Karena itu, kaji tiru menjadi langkah untuk menemukan inovasi yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan daerah.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya potensi daerah, tetapi juga oleh sinergi dan kekompakan seluruh unsur pemerintahan.

 

“Yang paling utama dalam kepemimpinan adalah sinergitas dan kolaborasi. Kalau pemimpin kompak, jujur, dan berani, _insyaallah_ pembangunan akan berjalan dengan baik. Pada akhirnya, ukuran keberhasilan bukan sekadar program yang terlaksana, tetapi sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” kata Ambar Purwoko.

 

Ia juga memperkenalkan potensi Kulon Progo yang memiliki kawasan pegunungan, dataran, hingga pesisir, serta dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat sehingga inovasi di sektor tersebut terus diperkuat.

 

Selain menjadi ajang berbagi praktik baik, pertemuan tersebut juga membuka ruang diskusi teknis antarorganisasi perangkat daerah. Pembahasan meliputi pengendalian inflasi, peningkatan tata kelola kesehatan dan pelayanan ODGJ berat, pengembangan Program Lumbung Mataraman, swakelola pertanian dan pengolahan hasil, hingga pembinaan koperasi dan UMKM. Seluruh materi didiskusikan secara langsung bersama perangkat daerah terkait untuk saling bertukar pengalaman dan solusi.

 

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. menerima rombongan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan melakukan pertukaran cendera mata dengan Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Yosia Tingan. Momen tersebut menjadi simbol persahabatan sekaligus komitmen kedua pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi, berbagi inovasi, dan membangun kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

 

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke _Showroom_ Dekranasda di Pasar Bendungan sebagai sarana memperkenalkan produk-produk unggulan Kulon Progo. Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan baik antardaerah semakin erat dan membuka peluang lahirnya berbagai inovasi yang dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *