JAKARTA,REDAKSI17.COM – Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa pendapatan Danantara Indonesia melonjak sekitar 400% pada tahun pertama operasional. Namun, angka tersebut masih membutuhkan audit dan verifikasi.
“Saya menerima laporan bahwa pendapatan Danantara meningkat sekitar 400%. Namun, kita tetap harus mengaudit dan memverifikasi ini,” kata Prabowo saat peluncuran 10 buku karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Jumat, seperti dikutip Antaranews.
Prabowo mengatakan pertumbuhan 200%-300% sekalipun tetap menunjukkan peningkatan signifikan dalam satu tahun.
Hingga kini, Danantara belum menerbitkan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku 2025. Sementara itu, badan usaha milik negara (BUMN) yang berada dalam ekosistem Danantara telah menyelesaikan laporan keuangan masing-masing.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, sebelumnya mengatakan laporan keuangan konsolidasian ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan.
Menurut Dony, penyusunan laporan membutuhkan waktu karena Danantara harus mengonsolidasikan laporan keuangan lebih dari 1.000 BUMN, termasuk mengeliminasi transaksi antarperusahaan.
Dony memastikan laporan keuangan Danantara akan melalui audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Saat ini, laporan tersebut masih berada dalam tahap pra-audit.
Danantara juga menggunakan jasa konsultan keuangan untuk menyusun struktur akun agar laporan konsolidasian sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
Dony optimistis proses penyusunan laporan keuangan akan lebih cepat pada tahun-tahun berikutnya setelah pola konsolidasi dan eliminasi transaksi antar-BUMN terbentuk.





