Presiden Prabowo Subianto
JAKARTA,REDAKSI17.COM – Dua partai politik (parpol) diprediksi masih akan mempertahankan dukungan kepada Prabowo Subianto jika kembali maju dalam Pilpres 2029. Peneliti Senior Citra Institute Efriza menyebut Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai dua partai yang memiliki peluang besar tetap berada dalam barisan Prabowo. Menurut dia, peluang tersebut semakin besar apabila pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan stabil dan elektabilitas Prabowo tetap kuat.
“Partai yang paling berpeluang tetap setia kepada Prabowo, selain partainya Prabowo sendiri, yakni Gerindra, ialah Golkar dan PAN,” kata Efriza kepada JPNN.com, Kamis (11/9). Namun, Efriza menegaskan dukungan partai politik tidak dapat dimaknai sebagai loyalitas tanpa syarat. Setiap parpol tetap akan menghitung kepentingan politiknya menjelang Pilpres 2029.
Termasuk, kata dia, peluang kader partai menjadi calon wakil presiden alias cawapres 2029. “Setiap partai pasti memperhitungkan kepentingan dan keuntungannya di Pilpres 2029, termasuk peluang kadernya menjadi cawapres,” ujarnya.
Efriza menilai Demokrat dan PKB juga berpotensi mempertahankan kedekatan dengan Prabowo apabila ada ruang bagi kadernya untuk menjadi pendamping Prabowo.
Demokrat memiliki AHY, sedangkan PKB mempunyai basis politik yang kuat dan jaringan tokoh Nahdliyin. Meski demikian, dia mengatakan pembicaraan mengenai kandidat cawapres Prabowo untuk 2029 belum menjadi agenda resmi Gerindra. Karena itu, Efriza menilai ukuran utama dalam membangun koalisi bukan semata-mata soal kesetiaan partai politik.
“Pembicaraan koalisi sejatinya bukan sekadar siapa yang paling setia kepada Prabowo, melainkan siapa yang paling mampu memberi tambahan elektoral,” tuturnya. Selain elektoral, kekuatan partai politik dalam menjaga soliditas koalisi juga akan menjadi pertimbangan.
“Yang sekaligus memperkuat soliditas koalisi untuk periode kedua,” kata Efriza.




