“Nggak, nggak ada. Gesekan sih nggak ada. Yang jelas itu hak prerogatif Presiden. Kalau beliau sudah memutuskan, ya sudah,” kata di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
Ia kemudian menyinggung masa tugasnya yang disebut memang hanya berlangsung selama satu tahun. Menurutnya, sejak awal sudah ada pembicaraan mengenai durasi tersebut ketika dirinya menandatangani kontrak.
“Setahun kan sudah cukup. Ngomongnya waktu tanda tangan dulu, kontraknya setahun, ya kita ikutin,” ujarnya Purbaya.
Sementara itu, terkait Suahasil Nazara yang sebelumnya menjadi wakilnya dan kini ditunjuk sebagai Menkeu, Purbaya mengaku optimistis. Ia tidak memberikan pesan khusus kepada penggantinya karena menilai Suahasil sudah memahami tugas yang akan dijalankan.
“Nggak ada, nggak ada pesan, dia kan sudah jago, jalan saja sesuai keahlian dia,” ucap Purbaya.
Purbaya sendiri mengaku senang telah melepaskan jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Bahkan, setelah menyerahkan kursi tersebut kepada Suahasil, ia merasa beban pikirannya mulai berkurang.
“Nanti malam saya bisa tidur tenang gitu. Semalam masih mikir-mikir, jadi agak susah tidur. Tapi saya yakin besok sudah tenang, aman,” ungkap Purbaya.
Kini, Purbaya mengaku ingin menikmati masa pensiunnya dengan cara yang jauh dari hiruk-pikuk pemerintahan.
“Habis ini mau pulang, mancing ikan di belakang rumah. Mancing ikan mujair, nila. Gue punya kolam di belakang, jadi bisa mancing di belakang rumah jadi bisa ngelamun, ‘kenapa dipecat?’ Gitu, hahahaha,” kata Purbaya sambil tertawa.





