MERGANGASAN,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta mengapresiasi dan mendukung kegiatan bakti sosial memperingati Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) tahun 2026 di Kota Yogyakarta. Bakti sosial peringatan HANI itu diadakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) Gereja Bethel Indonesia (GBI) DIY. Kegiatan bakti sosial berupa cek kesehatan dan lainnya dinilai membantu masyarakat.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan membuka bakti sosial peringatan HANI 2026 itu. Wawan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bakti sosial yang merupakan kolaborasi BNN Kota Yogyakarta dengan BPD GBI DIY. Menurutnya bakti sosial berupa tes kesehatan seperti pemeriksaan mata, kesehatan umum, gigi, tes gula darah, kolesterol dan asam urat dibutuhkan masyarakat untuk deteksi dini sehingga bisa ditangani serta diantisipasi.

“Kita apresiasi bersama bahwa ini kegiatan yang konkret. Jadi bakti sosial yang mengemas dengan tes kesehatan ini yang banyak dibutuhkan oleh warga. Masyarakat juga cukup banyak yang hadir,” kata Wawan ditemui di sela membuka baksos peringatan HANI 2026 Kota Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan (tengah) membunyikan lonceng pertanda pembukaan bakti sosial bersama.

Dalam kesempatan itu Wawan juga menegaskan komitmen Pemkot Yogyakarta untuk membantu BNN Kota Yogyakarta dalam memberantas narkotika. Wawan menyatakan masalah narkotika sudah meresahkan peredarannya sudah luar biasa. Pemkot Yogyakarta siap membantu BNN untuk bekerja sama menanggulangi narkotika guna menjaga kesehatan masyarakat .

“Kita sama-sama untuk menanggulangi narkotika yang cukup tinggi di Yogyakarta. Peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional ini momentum menjadi suatu gerakan bersama kita berantas narkoba bersama-sama,” papar Wawan.

Wawan juga mengajak berbagai lembaga untuk melakukan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan bakti sosial juga diramaikan dengan bazar murah dan UMKM, konsultasi farmasi dan hukum, donor darah serta potong rambut gratis.

Wawan ikut pemeriksaan tekanan darah dalam bakti sosial pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu Kepala BNN Kota Yogyakarta Kombes Pol Sudaryaka menegaskan kegiatan bakti sosial  itu dalam rangka momen HANI 2026 bersama BPD GBI DIY. Dalam kegiatan itu BNN Kota Yogyakarta memberikan penyuluhan anti-narkotika kepada masyarakat. Penyuluhan itu untuk memberikan pemahaman terkait jenis-jenis narkotika dan bahayanya sehingga masyarakat bisa mengantisipasi.

“Tugas pokok BNN adalah tiga yakni penyuluhan, pemberantasan dan rehabilitasi. Kita terima untuk kita laksanakan kegiatan rehabilitasi. Untuk penyuluhan, kami selalu dinamis kegiatannya kepada masyarakat, sekolah-sekolah, dan pada level pemerintah,” terang Kombes Pol Sudaryaka.

Dia menyebut sesuai survei kasus narkotika di DIY itu berada di nomor 5 di seluruh Indonesia. Untuk Kota Yogyakarta dia menilai penyalahgunaan narkotik tinggi. Bahkan mulai dari level SD dan SMP sudah ada yang coba-coba. Pemeriksaan narkotika juga sudah dilakukan di tingkat SMP bekerja sama dengan perguruan tinggi. Oleh sebab itu pemberantasan narkotika harus menjadi perhatian masyarakat.

Sedangkan Ketua BPD GBI DIY Pdt Simon Supriyana menyampaikan terima kasih atas arahan Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan dan BNN Kota Yogyakarta sehingga kegiatan bakti sosial bisa terselenggara. Dia mengatakan bakti sosial itu membantu pemerintah menyelesaikan masalah persoalan khususnya kesehatan. Kegiatan itu juga didukung beberapa pihak antara lain persatuan dokter mata.

“Ada screening (pemeriksaan) mata. Jika ditemukan ada indikasi perlu kacamata tentunya kita akan memberikan kacamata gratis. Jika ditemukan indikasi katarak tentunya kita akan adakan operasi katarak secara gratis,” ucap Simon.