
GEDONG TENGEN,REDAKSI17.COM — Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia sekaligus Pembukaan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) KADIN DIY 2026 yang berlangsung di Neo Malioboro Yogyakarta, Kamis (24/9).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dunia usaha dengan pemerintah, akademisi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas jejaring usaha hingga ke tingkat internasional.
Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan, ucapan selamat atas usia KADIN yang telah mencapai 58 tahun.
Ia menegaskan, bahwa peringatan tersebut menjadi momentum bagi pengurus KADIN yang hadir di 38 provinsi secara daring, termasuk di tingkat kabupaten dan kota.

Menurutnya, kolaborasi antara daerah, pemerintah, akademisi, dan UMKM menjadi bagian penting dalam mewujudkan tema “Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia Mendunia.” KADIN, lanjutnya, akan terus mengambil bagian dalam mendukung berbagai program pemerintah.
Pihaknya juga menjelaskan, bahwa terdapat mekanisme berbeda dalam rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KADIN tahun ini. Rapimnas akan diawali dengan pelaksanaan rapat pimpinan di tingkat provinsi secara serentak pada tanggal 24 September 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaring masukan dan aspirasi dari daerah sebelum pelaksanaan Rapimnas pada tanggal 28–30 Oktober 2026.
“Masukan yang baik adalah masukan yang bermulai dari lapangan. Dan lapangan ini tentu ada di daerah,” jelas Anindya.
Ia menambahkan, proses tersebut juga melibatkan asosiasi dan himpunan yang berada di bawah naungan KADIN dan memiliki jaringan hingga berbagai wilayah di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum KADIN DIY, GKR Mangkubumi mengatakan, peringatan HUT ke-58 bukan sekadar momentum berkumpul, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang telah dilalui sekaligus memperkuat tekad menghadapi masa depan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini aktif menjalankan berbagai kegiatan KADIN DIY. Menurutnya, KADIN DIY merupakan rumah bagi dunia usaha untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, memperluas jejaring, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan ekonomi dan dunia usaha.

“Kami berharap KADIN DIY bisa semakin solid, semakin inovatif dan juga semakin mampu mendorong tumbuhnya pengusaha-pengusaha di Yogyakarta go internasional. Tidak hanya go nasional, tapi go internasional,” jelas GKR Mangkubumi saat memberikan sambutan.
Ia juga menekankan pentingnya mendorong keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam dunia kewirausahaan. Pengembangan wirausaha diharapkan mencakup berbagai skala usaha, mulai dari UKM hingga perusahaan berskala besar.
“Sinergi yang telah dibangun antara KADIN, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan tidak hanya bertujuan memperkuat organisasi, tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat DIY,” ungkapnya.
Selanjutnya, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan yang juga selaku Ketua Dewan Pertimbangan KADIN DIY menekankan, pentingnya penguatan kolaborasi antara KADIN Kota Yogyakarta dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Wawan berharap, KADIN Kota Yogyakarta dapat semakin aktif bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga berbagai program pemerintah dapat dikolaborasikan dengan program dunia usaha.
“Program-program yang ada di pemerintah bisa juga disinergikan dan akan menjadikan lebih kuat kalau kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan KADIN,” ujarnya.
Ia menilai Yogyakarta memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan bersama, terutama sebagai kota pariwisata dan pusat industri kreatif.
“Jogja sebagai kota pariwisata dan industri kreatif. Nah, inilah posisi yang harus kita eksplor bersama, kita harus majukan bersama,” katanya.


