Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan mengatakan, pengumuman UMA tidak serta-merta berarti telah terjadi pelanggaran aturan di pasar modal.
“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut,” tulis Endra dalam keterangan resminya, seperti diberitakan Jumat (2/10/2026).
Pada perdagangan Jumat (2/10/2026) hingga pukul 11.00 WIB, pergerakan ketiga saham tersebut bervariasi.
Saham HOPE masih menguat 8,1% atau 24 poin ke level Rp320 per saham. Sementara itu, UVCR turun 0,8% atau 2 poin menjadi Rp262 per saham, sedangkan AIMS stagnan di level Rp705 per saham.
Dia mengingatkan investor untuk mencermati penjelasan perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa.
Lalu, investor juga diminta memperhatikan kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya sebelum mengambil keputusan investasi.
Selain itu, investor diharapkan mencermati setiap aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS serta mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin muncul di kemudian hari.





