Beranda / Nasional Dan Internasional / BEM UI Mulai Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Tugu Tani, Massa Angkat Tiga Jari

BEM UI Mulai Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Tugu Tani, Massa Angkat Tiga Jari

Foto Aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Sadar (Seruan Kedaulatan Rakyat) dimulai di kawasan Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2026) sore.(KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo)

 

JAKARTA,REDAKSI17.COM – Aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Sadar (Seruan Kedaulatan Rakyat) memulai demo di kawasan Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2026) sore. Aksi ini digelar bertepatan dengan momentum evaluasi dua tahun berjalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan pantauan  di lokasi, demo dimulai pada pukul 15.20 WIB di pekarangan Monumen Patung Pahlawan atau Tugu Tani.

Mereka membentuk barisan setengah melingkar, sementara sejumlah perwakilan massa bergantian menyampaikan orasi.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) yang hadir dalam demo tersebut tampak tidak mengenakan jas almamater kampus mereka. Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran di Tugu Tani, Massa Sampaikan Lima Tuntutan Artikel Kompas.id Dalam aksinya, massa membentangkan berbagai spanduk dan poster protes berukuran besar.

Beberapa spanduk yang mendominasi barisan depan bertuliskan, “Hentikan Peran Militer dalam Program MBG, KDMP, Satgas PKH, PT Agrinas & Proyek Strategis Lainnya”. “Mimpiku Ga Muluk-muluk: Bisa Bernapas Lega, Hutanku Terjaga,” tulis poster lainnya.

Di tengah jalannya demo, Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, yang mengenakan kaus putih, berorasi dan menyampaikan kritiknya pada pemerintah.

Menggunakan pengeras suara, ia memberikan instruksi kepada semua peserta demo untuk mengangkat tiga jari tangan mereka sebagai bentuk protes.

“Tiga jari ini adalah lambang kemarahan kita dan kekecewaan kita, lambang perlawanan masyarakat atas pemimpin yang gagal!” seru Hafidz.

Hingga berita ini diturunkan, demo masih berlangsung di wilayah Tugu Tani.

Arus lalu lintas di Jalan Kebon Sirih, Jalan Habib Ali Kwitang, dan Jalan Menteng Raya tampak tersendat karena adanya keramaian di pekarangan Tugu Tani.

Tuntutan demo hari ini Adapun mahasiswa yang tergabung dalam Komite Sadar membawa lima tuntutan utama dalam aksi hari ini, yaitu: Menetapkan Karhutla dan Bencana Banjir sebagai bencana nasional, menjamin dan memulihkan kesehatan warga, serta mengadili dan mencabut izin korporasi yang bertanggung jawab dalam krisis ini. Memperbaiki tata kelola kebijakan ekonomi dan mengembalikan kepercayaan pasar.

Menghentikan pembatasan kebebasan berpendapat. Memberantas maraknya praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Menurunkan biaya pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang mahal, serta memberikan akses yang merata bagi seluruh rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *