KUPANG,REDAKSI17.COM – Kondisi jalan di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur kian memprihatinkan. Ruas utama yang menghubungkan Markas Angkatan Laut, Kantor Camat hingga Polsek Alak rusak parah dan dibiarkan bertahun-tahun tanpa penanganan serius.
Lubang-lubang besar menganga di badan jalan. Saat hujan turun, lubang itu berubah menjadi kubangan yang memaksa pengendara memperlambat laju dan mempertaruhkan keselamatan.
Keluhan itu disampaikan masyarakat kepada anggota Komisi II DPRD Kota Kupang, Otniel Benyamin Selan saat reses.
“Ini sangat ironis. Kawasan itu adalah zona industri dan akses menuju pusat pelayanan pemerintahan. Namun infrastrukturnya dibiarkan begitu saja,” katanya, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, ruas tersebut bukan sekadar jalan lingkungan, melainkan jalur vital yang menopang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Minimnya lampu penerangan jalan juga meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminal pada malam hari.
“Kasihan masyarakat, untuk mencapai tempat pelayanan publik saja harus penuh kehati-hatian,” tutur Otniel.
Persoalan lain muncul dari proyek galian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang menyisakan kerusakan di sejumlah titik permukiman. Hingga kini, perbaikan yang diusulkan belum terealisasi.
Tak hanya infrastruktur jalan, warga juga kembali menyoroti ketersediaan air bersih yang belum merata. Otniel mendesak Pemerintah Kota Kupang segera merealisasikan perbaikan pada tahun anggaran berjalan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.





