Jakarta,REDAKSI17.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengungkapkan strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.
Ia menilai kedaulatan pangan menjadi kunci utama untuk menyelesaikan sebagian besar persoalan kemiskinan di Tanah Air.
“Ikan tahun ini akan dibangun 20 ribu hektare tambak di Pulau Jawa. Di seluruh kabupaten akan dibangun minimal satu tambak, 2.000 kampung nelayan yang akan memengaruhi 10-15 juta nelayan. Kalau pangan berdaulat maka sepertiga PR selesai. Pertanian, nelayan, peternakan, sepertiga rakyat kita paling miskin bisa diselesaikan,” kata Zulhas.
Jika sektor pangan dan ekonomi kerakyatan telah menguat, maka langkah berikutnya adalah memastikan masyarakat Indonesia cerdas dan bergizi baik.
“Kalau sudah bisa maka berikutnya Indonesia cerdas anaknya. Tiongkok bisa karena cerdas, gizi cukup, IQ di atas 120. Kita rata-rata IQ di 72-78, Thailand, Malaysia, Tiongkok, Korea 120 ke atas. Ya ketinggalan,” ungkapnya.
Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, pemerintah mendorong program pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat, terutama ibu hamil dan anak-anak.
“Makanya kita kasih makan bergizi. Tahun ini 50-60 juta, tahun depan 82,9 juta penerima manfaat, ibu hamil, TK, SD, SMP, SMA dapat,” ujar Zulhas.





