Foto: Dok. PPP
Jakarta,REDAKSI17.COM – Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Tengah digelar di Palu dan dipastikan berjalan lancar serta dihadiri mayoritas Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sulawesi Tengah.
Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Imam Fauzan A Uskara menegaskan isu yang menyebut Muswil batal atau gagal tidak benar.
“Alhamdulillah Muswil tetap digelar. Isu yang mengatakan Muswil batal atau gagal itu tidak benar. Walaupun sempat terjadi dinamika, pada 6 Maret 2026 Muswil tetap berjalan dan dihadiri mayoritas ketua DPC se-Sulawesi Tengah,” ujar Fauzan, Sabtu (7/3/2026).
Fauzan menjelaskan forum Muswil berlangsung aman dan lancar hingga menghasilkan formatur yang akan bekerja menyusun kepengurusan baru DPW PPP Sulawesi Tengah.
“Kami berharap formatur yang telah ditetapkan dapat segera menyelesaikan dan merampungkan tugasnya. Nantinya akan dibentuk kepengurusan baru yang kemudian akan diterbitkan SK-nya oleh DPP PPP,” kata Fauzan.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Banggai Sofansyah Yunan menegaskan dia bersama DPC lainnya sepakat melaksanakan Muswil DPW PPP Sulawesi Tengah atas dasar amanat konstitusi partai yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Menurutnya, setelah pelaksanaan Muktamar, setiap wilayah diwajibkan menggelar Muswil paling lambat tiga bulan.
“Pelaksanaan Muswil ini adalah perintah konstitusi yang tertuang dalam AD/ART. Setelah Muktamar, dalam waktu tiga bulan harus dilaksanakan Muswil. Karena itu kami bersepakat untuk melaksanakan Muswil di Provinsi Sulawesi Tengah, dalam hal ini di Palu. Ini adalah perintah konstitusi dan sifatnya sah,” jelas Sofansyah Yunan.
Senada, Ketua DPC PPP Kabupaten Toli-Toli Muh Saleh menegaskan pelaksanaan Muswil sah secara organisasi dan dihadiri mayoritas DPC PPP se-Sulawesi Tengah. Menurutnya, usai Muswil pihaknya akan segera melanjutkan tahapan konsolidasi melalui musyawarah tingkat cabang.
“Kegiatan hari ini merupakan pelaksanaan perintah konstitusi untuk melaksanakan Muswil, sehingga forum ini sah. Setelah Muswil tingkat wilayah rampung, kami akan melanjutkan konsolidasi musyawarah tingkat cabang. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu dan Pileg 2029,” tutur Muh Saleh.
Dengan terlaksananya Muswil tersebut, diharapkan konsolidasi internal PPP di Sulawesi Tengah semakin kuat dalam menghadapi berbagai agenda organisasi ke depan.
Hal ini menjadi penting mengingat waktu yang dimiliki partai untuk melakukan penataan struktur, penguatan kader, konsolidasi, hingga persiapan verifikasi Pemilu dan lainnya terbatas menjelang Pemilu 2029.
Adapun Muswil tersebut dihadiri mayoritas DPC PPP se-Sulawesi Tengah. Beberapa DPC memang tidak dapat hadir karena ketuanya telah meninggal dunia, sementara ada pula DPC yang masa berlaku surat keputusannya telah berakhir, seperti DPC PPP Kota Palu.
Meski demikian, kehadiran mayoritas memastikan pelaksanaan Muswil tetap memenuhi unsur representasi dan berjalan sesuai ketentuan organisasi.





