JAKARTA,REDAKSI17.COM – Ramadan tahun ini hadir bukan sekadar sebagai bulan ibadah, tetapi sebagai momentum kebangkitan moral dan kemanusiaan di tengah dunia yang diliputi
gejolak.
Di saat umat Islam menahan lapar dan dahaga untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT, dunia justru diguncang konflik dan peperangan, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam sambutannya saat acara Buka Bersama Partai Demokrat dengan Tema Damai Bersatu, Maju Bersama di Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
“Kita tidak ingin Timur Tengah menjadi _flash_ point yang bisa mengarah ke perang yang lebih dahsyat, apalagi menuju perang dunia ke-3. Kita harus sekuat tenaga untuk mencegah terjadinya itu,” ujar AHY.
“Dialog, deeskalasi, dan penyelesaian damai harus terus diperjuangkan,” tegasnya.
Dengan pengalamannya di militer, AHY percaya tidak ada konflik yang tidak ada penyelesaian, dan tidak ada perbedaan yang tidak bisa dijembatani jika kemanusiaan diletakkan di atas segala-galanya.
Dalam konteks kebangsaan, kata AHY, Partai Demokrat percaya bahwa Indonesia harus terus menerus menjadi jembatan di tengah dunia yang terasa semakin terpolarisasi.
“Kita juga konsisten mendorong multilateralism yang banyak, memperkuat kerja sama regional, dan juga kerja sama global serta memastikan kepentingan nasional kita tetap terlindungi tanpa mengabaikan tanggung jawab kemanusiaan secara universal,” jelas AHY.
Acara buka bersama Partai Demokrat ini turut dihadiri Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendahara Umum Irwan, dan jajaran pengurus DPP Partai Demokrat lainnya.
Selanjutnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI yang juga Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, para menteri dari Partai Demokrat yakni Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, serta para tamu undangan yakni Menteri Luar Negeri yang juga Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan para Duta Besar negara sahabat.