MAKASSAR,REDAKSI17.COM-Dinamika jelang Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Gowa mulai mengerucut.
Salah satu figur yang mencuat dan menyita perhatian adalah Haji Darwis Daeng Nai, pengusaha properti yang dinilai memiliki pengaruh kuat di internal partai maupun basis pemilih.
Muscab ini digelar menyusul berakhirnya masa kepemimpinan Nursyam Amin Daeng Bani bersama jajaran pengurus yang telah menjabat selama lima tahun terakhir.
Nursyam sendiri kini naik level ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Selatan sebagai sekretaris, mendampingi Ilham Ari Fauzi.
Di tengah proses regenerasi tersebut, nama Haji Darwis Daeng Nai menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan. Selain dikenal sebagai pengusaha properti di Gowa, ia juga memiliki rekam jejak politik yang dinilai signifikan dalam Pemilu 2024.
Haji Nai disebut berhasil mengantarkan putranya, Fahmi Adam, meraih suara tertinggi dalam pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Gowa.
Tak hanya itu, ia juga berperan dalam memenangkan salah satu anggota keluarganya dari daerah pemilihan Somba Opu.
Capaian tersebut menunjukkan kemampuan mobilisasi politik yang kuat, terutama di tingkat akar rumput. Faktor ini dianggap menjadi modal penting dalam memimpin DPC PPP Gowa ke depan.
Meski demikian, persaingan menuju kursi ketua dipastikan tidak akan berjalan mulus. Sejumlah nama lain juga mulai bermunculan, di antaranya Asrul Makkaraus, Haji Sukri Tabrani, serta Jabbar Daeng Itung.
Ketua demisioner Nursyam Amin Daeng Bani menegaskan bahwa proses pemilihan akan berjalan sesuai mekanisme partai. Ia mempersilakan seluruh kader yang memenuhi syarat untuk maju sebagai calon ketua.




