Home / Olahraga / All England 2026: RI Bukan Cuma Nirgelar, Rekor Belasan Tahun pun Terhenti!

All England 2026: RI Bukan Cuma Nirgelar, Rekor Belasan Tahun pun Terhenti!

Jakarta,REDAKSI17.COM – All England 2026 telah berakhir di Utilita Arena Birmingham, Minggu (8/3) waktu setempat. Hasil ini menjadi catatan kelam bagi bulutangkis Indonesia: bukan cuma nirgelar, tim Merah Putih juga gagal menempatkan satu pun wakil di partai final.
Ini menjadi kali pertama Indonesia tanpa final di All England sejak edisi 2011. Pencapaian tertinggi Indonesia tahun ini hanya sampai di babak semifinal melalui ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Selebihnya wakil Indonesia harus tersingkir lebih awal, mulai dari babak 32 besar hingga perempatfinal.

Rekor Belasan Tahun Terhenti
Kegagalan menembus final All England 2026 memutus rekor impresif Indonesia sejak 2012. Selama lebih dari satu dekade, tim Merah Putih selalu berhasil mengirimkan wakilnya ke partai puncak turnamen bulutangkis tertua di dunia tersebut.

Satu-satunya pengecualian terjadi pada edisi 2021. Saat itu, seluruh tim Indonesia dipaksa mundur oleh pihak penyelenggara karena aturan karantina kesehatan COVID-19, meski para pemain sudah berada di Inggris.

Jika mengecualikan insiden 2021 tersebut, tahun ini menjadi kali pertama Indonesia benar-benar gagal menembus final karena faktor performa.

Dominasi Owi/Butet hingga The Daddies
Dalam lebih dari satu dekade terakhir, All England kerap menjadi panggung bagi pasangan ganda Indonesia.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi salah satu yang paling dominan. Pasangan yang dikenal dengan sebutan Owi/Butet itu tercatat empat kali menembus final All England pada 2012, 2013, 2014, dan 2015. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya berakhir dengan gelar juara beruntun pada 2012, 2013, dan 2014.

Selain itu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga menjadi langganan partai puncak. Pasangan yang dijuluki The Daddies itu tampil di final sebanyak empat kali, yakni pada 2014, 2019, 2022, dan 2023.

Dari empat kesempatan tersebut, Ahsan/Hendra berhasil meraih dua gelar juara, yakni pada 2014 dan 2019.

Dalam beberapa edisi terakhir, regenerasi ganda putra sempat menjaga tradisi tersebut lewat pasangan seperti Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Tapi tradisi ke final selama belasan tahun akhirnya terhenti pada All England 2026.

Daftar Wakil Indonesia di Final All England (2012-2025)

2012 – Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
2013 – Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
2014 – Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir; Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
2015 – Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
2016 – Praveen Jordan/Debby Susanto
2017 – Marcus Gideon/Kevin Sanjaya
2018 – Marcus Gideon/Kevin Sanjaya
2019 – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
2020 – Marcus Gideon/Kevin Sanjaya; Praveen Jordan/Melati Daeva
2021 – Indonesia dipaksa mundur (COVID-19)
2022 – Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri; Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
2023 – Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto; Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
2024 – Jonatan Christie; Anthony Sinisuka Ginting; Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
2025 – Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *